Kamis, 9 April 2026

Disdik Panggil Kepsek SMPN dan SDN untuk Hitung Daya Tampung

Berita Terkait

batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam memanggil kepala sekolah SMP negeri dan SD negeri yang ada di Batam. Ini untuk meminta data daya tampung sekolah menjelang PPDB Mei mendatang.

“Kemarin kami sudah panggil semua kepala sekolah masing-masing kecamatan untuk hitung daya tampung sekolah baik SD maupun SMP,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Hendri Arulan, Sabtu (8/2).

Menurutnya, adanya perubahan mekanisme jalur penerimaan, turut memberikan dampak terhadap jumlah siswa yang akan diterima nanti.

“Jadi, kami sedang kumpulkan data riilnya. Misalnya kecamatan Sekupang ada berapa SMPN dan SDN serta kemampuan menampung siswa baru,” ujarnya.

Tahun lalu Pemko Batam sudah membangun ruang kelas baru dan gedung sekolah­ baru dan kemungkinan bisa difungsikan saat tahun ajaran baru. Dan ini akan mengurangi permasalahan saat PPDB.

“Nanti bisa dipetakan berapa kapasitas sekolah negeri tahun ini. Begitu juga siswa yang tidak tertampung,” ujarnya.

Melalui pemetaan ini, ia berharap bisa membantu proses PPDB nantinya. Jumlah lulusan tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu.

Berdasarkan data 2019 lalu, jumlah siswa yang akan masuk ke tingkat SD mencapai 27 ribu, sedangkan daya tampung 23 ribu. Untuk lulusan SD yang akan melanjutnya ke tingkat SMP sebanyak 16 ribu dengan daya tampung negeri hanya 11 ribu.

“Kalau gabung negeri-swasta semua tertampung. Tapi masalahnya orangtua mau semua ke negeri, makanya membludak pendaftaran dan siswa banyak tak tertampung,” terangnya.

Kepala SMPN 3 Batam, Wiwiek Darwiyati, mengakui setiap tahun memang yang mendaftar melebihi kuota yang disediakan. Meskipun sudah memakai sistem zonasi, ternyata tidak sanggup juga menampung semua siswa yang daftar.

“Setiap tahun kami hanya buka sembilan kelas dengan jumlah siswa per kelas sebanyak 32-36 orang.

Ia berharap PPDB tahun ini bisa berjalan lebih baik. Orangtua yang anaknya tidak diterima bisa melanjutkan ke sekolah swasta.

“Mudah-mudahan lancar. Dan tidak ada kendala dengan sistem online nanti,” tutupnya. (yui)

Update