Senin, 2 Februari 2026

Harga Durian Terjun Bebas

Berita Terkait

HARGA durian Malaysia terjun bebas ke level terendah. Hal ini diakibatkan wabah virus corona, sehingga membuat kunjungan turis Tiongkok menurun ke negara itu. Demikian juga permintaan ekspor turut berpengaruh.

Para petani Malaysia yang mengekspor durian ke Tiong-kok menyebutkan, gangguan ekspor itu terjadi karena penutupan beberapa akses kota di Tiongkok dan perubahan selera konsumen karena wabah corona.

”Pesanan berkurang banyak dan pengiriman logistik ke sana menjadi sangat lambat,” ujar Andy Tan, petani durian di Segamat, Johor Bahru seperti dilansir dari Channel News Asia, Jumat (7/2/2020) lalu.

Tan yang sehari-harinya bekerja sebagai pengekspor durian segar serta durian beku ke berbagai daerah di Tiongkok, seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou dan Qingdao, mengatakan, akibat rendah-nya permintaan, maka harga duriannya mengalami penurunan sekitar 50 persen dari harga normal.

”Boleh dibilang, pesanan hampir nol dalam dua minggu terakhir ini. Tiong-kok di-lockdown sementara,” ungkapnya.

”Industri logistik untuk meng-angkut durian yang biasanya membutuhkan banyak pekerja kini terjadi pengurangan. Ya bagaimana, terjadi penundaan besar, apalagi pengiriman harus melalui Bea Cukai yang ketat kalau diketahui dikirim ke Tiongkok,” tambahnya lagi.

Mengingat situasinya, Tan telah menghentikan pemrose-san lebih banyak produk beku. Saat ini, ia lebih memilih menjualnya kepada warga lokal dan juga mengekspornya ke Singapura.

ilustrasi

”Banyak petani memiliki durian dan mencari cara lain untuk menjual. Kami mengharapkan permintaan durian yang mening-kat dari Tiongkok tetapi sekarang telah berubah, ”katanya.

Buah berduri ini merupakan salah satu ekspor pertanian penting bagi Malaysia. Nilai ekspornya mencapai 6,8 persen dari total produksi durian di negara tersebut, dan Tiongkok menjadi pangsa pasar terbesar mereka.

”Itulah sifat bisnis durian, harga berubah-ubah. Kami harus bereaksi cepat untuk menjual kelebihan durian kami dengan harga lebih murah,” jelas Andy.

Seperti diketahui, Malaysia mulai mengekspor bubur durian beku yang dikemas de-ngan cara vakum sejak Mei 2011 ke Tiongkok. Tiongkok sendiri secara resmi mengizinkan impor seluruh durian beku dari Malaysia sejak tahun lalu. Hal ini bertujuan mempercepat ekspansi pertanian durian dan meningkatkan investasi di industri sebagai bagian dari kerjasama ekonomi dua negara.

Ekspor durian beku beku ke Tiongkok ini, sebelum virus korona merebak, permintaannya cukup tinggi, yakni sekitar 1.000 ton per bulan.

”Namun sejak virus corona ini merebak, turut memengaruhi industri ekspor durian negara. Harganya terjun bebas,” ujar Menteri Pertanian dan Agro Malaysia, Salahuddin Ayub. (cha)

Update