batampos.co.id – Wabah virus Korona jenis baru membuat kota Wuhan, Tiongkok berantakan. Ratusan orang meninggal, dan kini kebun binatang pun tak terurus. Seluruh hewan kelaparan karena kotanya masih diisolasi.
Hewan-hewan di Kebun Binatang itu tak terurus telantar karena tak ada lagi orang yang memasok makanan makanan, sebab semua orang sibuk mengurusi wabah. Terutama untuk hewan-hewan yang hidup di air. Sebelumnya, pihak kebun binatang sudah meminta tolong dalam situasi darurat ini.
Seperti dilansir dari The Star, Senin (10/2), menurut pemberitahuan yang dirilis pada akun kebun binatang pada 1 Februari, produk-produk akuatik untuk beberapa burung, seperti penguin, crane dan pelikan, sangat langka.
Apalagi ada pengawasan ketat pada produk makanan untuk hewan. Terutama karena virus tersebut diduga ditularkan oleh kelelawar atau ular. Sehingga pihak kebun binatang sulit mendapatkan pasokan.
“Saat ini, pemerinta provinsi setempat hanya memberikan pasokan makanan, pasokan medis, dan bahan-bahan lain untuk masyarakat saja,” kata Sekretaris Jenderal Asosiasi Logistik Wuhan Shi Jun.
Tanpa izin khusus, ternak, unggas dan hewan hidup lainnya tidak diizinkan untuk diangkut melintasi kota-kota di provinsi tersebut. Beberapa hewan air sangat membutuhkan pakan. Ikan beku sangat dibutuhkan penguin. Ikan segar, terutama cumi-cumi kecil, biasanya berasal dari nelayan di kota-kota terdekat.
Kota yang diisolasi dengan begitu ketat menimbulkan tantangan besar dalam menjangkau akses transportasi antar kota di provinsi ini.
Hanya beberapa jam setelah pemberitahuan itu dikeluarkan, hotline manajemen kebun binatang menerima banyak telepon dari orang-orang di seluruh negeri yang ingin membantu. Pihak kebun binatang mengumumkan bahwa beberapa warga setempat sudah mengirim makanan ke kebun binatang. Begitu juga salah satu supermarket. (*)
