Rabu, 8 April 2026

TKA Tiongkok Diperiksa Rutin

Berita Terkait

batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam kembali mendatangi perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok, Selasa (11/2). Para tenaga kerja asal Negeri Panda tersebut dicek suhu tubuh, catatan riwayat perjalanan hingga diinterogasi kondisi kesehatan terkini mereka.

Pemeriksaan terhadap belasan TKA asal Tiongkok tersebut untuk mengantisipasi agar virus corona tidak mewabah di Kota Batam. Ada empat perusahaan yang didatangi tim Disnaker dan Dinkes Kota Batam, kemarin. “Ada tiga tempat yang kami datangi. Satu mess, dua perusahaan. Ada belasan TKA yang terdata,” kata Kepala Disnaker Kota Batam, Rudi Sakyakirti, kemarin.

Rudi menjelaskan, TKA asal Tingkok yang diperiksa ini khusus bagi mereka yang masuk ke Batam pada periode akhir Januari hingga awal Fabruari lalu. Sebab mereka masuk kategori TKA yang harus dalam pengawasan dalam 14 hari berada di Batam.

Belasan TKA ini diberiksa oleh tim medis dari puskesmas terdekat dan Dinkes Kota Batam.

Pemeriksaan meliputi suhu tubuh, catatan riwayat perjalanan hingga interogasi kondisi kesehatan mereka saat ini.

Disnaker Kota Batam dan Dinkes Kota Batam mengecek kesehatan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang ada di perusahaan di Sagulung, Selasa (11/2/2020). Penegecakan ini untuk mengantisipasi virus corono yang lagi musim saat ini. Pengecekan suhu pekerja dengan termometer di lidah dan kepala disalah satu mes perumahan di Sagulung. F Dalil Harahap/Batam Pos

“Sejauh ini aman. Mereka (TKA Tiongkok) semua sehat karena saat masuk sudah menjalani pemeriksaan di pelabuhan dan bandara. Memang ada satu yang batuk-batuk tapi sudah ditangani dan diberi arahan untuk tidak berbaur dulu serta harus melakukan pengecekan (medis) rutin sampai 14 hari terhitung saat dia masuk,” ujar Rudi.

Lokasi TKA yang diperiksa ini adalah mess di sebuah perumahan di kawasan Seibinti, serta dua perusahaan di Tanjunguncang. Dua perusahaan ini merupakan perusahaan asal Tiongkok yang mempekerjakan sebagian TKA asal Tiongkok.

Rudi menyebutkan, pemeriksaan tersebut disambut baik pihak perusahaan, karena mereka juga khawatir dengan pekerjanya yang baru kembali dari Tiongkok.

“Sebenarnya mereka (TKA Tiongkok, red) bukan orang baru. Sudah lama kerja di sini, hanya kemarin sempat pulang (ke Tiongkok) untuk merayakan Imlek. Tapi begitu mereka pulang langsung heboh virus corona ini. Tapi tak apalah bagus diperiksa agar kita semua aman,” ujar pihak perusahaan kepada tim yang memeriksa.

Selain terjun melakukan pemeriksaan, tim gabungan juga meminta pihak perusahaan melakukan pemeriksaan rutin secara internal terhadap pekerja asingnya, khususnya dari negara yang sudah mewabah virus corona.

“Perusahaan juga harus terlibat aktif, karena ini untuk kepentingan bersama,” tegas Rudi. (eja)

 

Update