batampos.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam menilai pemerintah pusat tidak melarang impor produk holtikultura dari Tiongkok. Yang dilarang sementara adalah impor binatang hidup.

”Aturannya yakni Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 10 Tahun 2020,” ungkap Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, Kamis (13/2/2020).

Ia menyebutkan, produk holtikultura sempat tertahan karena Negari Tirai Bambu itu sedang fokus menangani virus corona.

”Sehingga lama antreannya, masalahnya ini,” imbuhnya.

Untuk diketahui, beberapa hari terakhir, harga bawang putih mahal. Namun kini di lapangan, kata Gustian, harga bawang putih yang sebelumnya tinggi kini berangsur normal.

”Di Pasar Tos 3000 (Jodoh) harganya sudah Rp 35 ribu per kilogram,” kata dia.

Stok bawang putih yang ada di beberapa distributor di Kota Batam tersisa 114 ton dan dari jumlah tersebut diperkirakan komoditi tersebut hanya bertahan selama 14 hari. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Ia menyampaikan, dengan kondisi Batam yang jumlah penduduknya sudah banyak, perlu ada satu lagi distributor.

Saat ini, baru ada tiga distribu-tor, yakni PT Oscar Kurnia Cemerlang, Segar Prima Jaya, dan PT Frozen King Mulia.

”Perlu satu lagi distributor, nanti dia ambil tidak dari Cina (Tiongkok) tapi negara lain. Ini kami harapkan agar jika ada masalah seperti seka-rang, kelangkaan tidak ada,” imbuhnya.

Untuk menghindari mahalnya komoditas bahan pangan di pasaran, ia kembali mengingatkan kehadiran pasar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Batam Centre.

”Kami siapkan distributor ya karena itu, di sana harganya harga distributor,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam, Mardanis, mengatakan, persoalan bawang putih akan teratasi dan tinggal menunggu persetujuan impor dari pusat.

”Harganya juga sudah mulai turun,” katanya.

Soal harga bawang putih, ia menyebutkan belum ada penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Hanya saja, ia pernah mendengar arahan Kementerian Perdagangan kepada distributor agar harganya tidak mahal.(iza)