batampos.co.id – Tim putri SMA Mondial memetik kemenangan besar pada lanjutan Batam Pos Honda HSBL 2020, Kamis (13/2/2020).

Pada laga hari kelima itu, Oliviana dan kolega menghancurkan perlawanan tim putri SMA Multistudi High School 41-22.

Penampilan impresif tim Mondial membuat Multistudi tidak bisa mengembangkan pertandingan sejak kuarter pertama dimulai.

Pada laga hari kelima itu, pelatih putri SMA Mondial, Pardo, menurunkan pemain utama, yakni Oliviana, Karen, Emelia, Evelyn, dan Aiko.

Tim basket Mondial sejak awal sudah mendominasi. Pada kuarter pertama, mereka sudah unggul 18-2.

Kuarter kedua diselesaikan dengan skor 28-8. Tim basket Mondial mulai menurunkan tempo permainan pada kuarter ketiga dan meĀ­ng-akhiri dengan angka 35-12.

SMA Multistudi High School bukan tanpa perlawanan. Pada kuarter ketiga dan keempat mereka mencoba mengejar ketertinggalan.

Pemain tim basket putra SMAN 3 Batam mencoba menceploskan bola dengan pengawalan ketat pemain tim SMA Yehonala dalam pertandingan lanjutan Batam Pos Honda HSBL 2020, di lapangan basket Sekolah Yos Sudarso, Kamis (13/2/2020). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Namun sayang, beberapa kali pemain-pemain Multistudi High School melakukan kesalahan-kesalahan yang sama. Bola yang seharusnya menjadi poin, gagal dimaksimalkan anak asuh Pandi itu.

Di pertandingan lainnya, tim putra SMAN 3 Batam sukses mengalahkan SMA Yehonala dengan skor meyakinkan 30-15.

Jalannya permainan sebenarnya berimbang sejak kuarter pertama. Kejar mengejar poin pun terjadi dari kedua tim tersebut. Hingga kuarter pertama ditutup skor 12 untuk SMAN 3 dan 10 untuk SMA Yehonala.

Memasuki kuarter dua, kedua tim meningkatkan serangan. Beberapa kali insiden terjatuh terjadi sehingga wasit harus menghentikan permainan.

Tak banyak poin di kuarter kedua ini. Baik SMAN 3 maupun SMA Yehonala hanya mengumpulkan tujuh poin.

Masuk kuarter ketiga, kesiapan dan fisik pemain mulai terlihat. SMA Yehonala mulai keteteran saat menghadapi serangan yang cepat dari anak-anak SMAN 3.

Jarak poin pun mulai nampak. Sementara di sisi lain, Yehonala tidak memaksimalkan ketertinggalan mereka.

Hingga akhir pertandingan, tim putra SMA Yehonala harus mengakui keunggulan tim putra SMAN 3 Batam dengan skor 30-15.

Sementara itu, di pertandingan lainnya, tim putra SMKN 1 Batam memang mudah atas SMAN 8.

SMKN 1 menghancurkan lawannya dengan skor telak 51-19. Dominasi SMKN 1 sudah terlihat sejak kuarter pertama.

SMKN 1 menekan lewat serangan cepat yang tak mampu dibendung anak-anak SMAN 8. Berusaha mengembalikan keadaan, justru membuat SMAN 8 semakin ketinggalan. Poin penuh untuk SMAK 1 Batam.(rng)