batampos.co.id – Kabar mewabahnya virus Corona membuat sebagian warga Batam was-was. Mereka berbondong-bondong membeli penutup mulut atau masker sebagai langkah antisipasi tertular virus mematikan tersebut.

Sejumlah toko peralatan kesehatan maupun apotek di Batam kebanjiran permintaan masker.

Salah satunya di Apotek kimia Farma Jalan Jendral. Sudirman Batam Center. Danis asisten apotek Kimia Farma, menyampaikan, meksi kabar virus corona sudah mulai mudar, tapi permintaan masker masih tinggi.

Permintaan tidak hanya dari para wisatawan tapi juga warga Batam.

“Masker hampir setiap hari ludes terjual dan setiap hari kita order terus,” jelasnya saat ditemuai batampos.co.id, Jumat (14/1/2020).

WN Singapura dan masyarakat Batam memborong masker di Apotek Kimia Farma. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Ia menambahkan pembeli masker paling banyak turis dari singapura, membeli hingga 5 kardus isi 20 pack dengan isi perpaknya 50 pcs.

“Kalau turis asing kan mereka tau, cari masker susah, jadi mereka membeli masker yang tersedia dari berbagai merek dan jenisnya”,sambungnya.

Pihaknya pun membatasi jumlah penjualan masker bagi turis asing Singapura. Yaitu hanya lima kardus masker. Dikarenakan warga Batam juga masih banyak yang membutuhkan.

“Untuk warga Batam masih banyak yang membeli masker, dengan merk sensi yang paling banyak diminati”,ujarnya.

Ia juga menjelaskan, pihaknya juga hanya menjual masker dalam jumlah tidak banyak. Dikarenakan ongkos pengiriman dari Jakarta cukup mahal.

“Untuk kebutuhan masker sekarang masih dari distributor Batam, dan Pekanbaru,” jelasnya.(nto)