Selasa, 7 April 2026

Alhamdulillah, Pasien Suspect Corona di Batam Dinyatakan Negatif

Berita Terkait

batampos.co.id – Pasien suspect atau dugaan terpapar virus corona yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, di Sekupang dinyatakan negatif dan tidak terinfeksi Covid-19 atau virus corona.

Hasil laboratorium telah keluar, Senin (17/2).

”Hasilnya negatif,” ucap Direktur RSBP Batam, Sigit Riyanto, kemarin.

Ia menyebutkan, pasien tersebut lantas dipindahkan ke bangsal umum.

”Pemindahan hari ini (kemarin),” kata dia.

Dikonfirmasi, Kepala Bidang Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemilogi Kan-
tor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam, Romer Simanungkalit, mengatakan, dengan demikian, orang lain yang sekapal dengan pasien ini tidak perlu ditangani lebih lanjut.

”Syukur alhamdulillah (hasilnya negatif ). Yang sekapal dengan yang bersangkutan
artinya aman juga, tak perlu ada penanganan,” papar dia.

Sementara untuk pasien yang sedang ditangani dan dinyatakan negatif tetap mendapatkan penanganan medis guna pemulihan.

”Tetap dirawat dulu,” tambah dia.

Ia menyampaikan, petugas kini melakukan upaya yang maksimal untuk mencegah virus yang pertama kali muncul di Tiongkok tersebut masuk ke Indonesia, khususnya Batam.

”Semua ini kami lakukan untuk masyarakat, semua kemampuan kami kerahkan untuk melakukan pencegahan virus tersebut. Doakan kami,” harap dia.

Di pelabuhan, kini pengecekan dilakukan berlapis. Selain alat pengecek suhu tubuh (thermal scanner), juga diperbantukan petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melakukan pengecekan manual.

”Di pintu masuk, kami terapkan pencegahan yang berlapis,” ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, sebelumnya tim medis sudah mengambil sampel dan mengirim ke pusat untuk uji lab.

Setelah menunggu beberapa hari, hasilnya dinyatakan negatif.

Petugas medis mengenakan pakaian steril saat akan memasuki Labotarium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) di Jakarta, Selasa (11/2/2020). Balitbangkes merilis data terbaru hasil pemeriksaan pasien dalam pengawasan novel coronavirus per 10 februari 2020 pukul 18.00 WIB, total kasus yang spesimennya dikirim ke Laboratorium Balitbangkes sebanyak 64 kasus, sebanyak 62 kasus uji spesimen hasilnya negatif novel coronavirus dan dua masih dalam pemeriksaan. Foto : Fedrik Tarigan/ Jawa Pos

”Alhamdulillah tidak positif. Jadi, sudah diperbolehkan kembali ke rumahnya,” kata dia, Senin (17/2/2020).

Didi menjelaskan, sebelum hasil lab keluar kondisi pasien sudah berangsur membaik. Namun, tetap mendapat perawatan hingga dinyatakan negatif.

Menurutnya tindakan yang dilakukan tim kesehatan saat ini sudah sesuai dengan
arahan pusat, sebagai langkah pencegahan.

”Sekarang harus begitu. Ada penumpang baru kembali dari negara tetangga dan itu tere-
kam di thermal scanner maka akan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Kondisi ini tidak lepas dari temuan kasus virus corona di Malaysia dan Singapura. Bah-
kan sudah naik ke level oranye.

Untuk saat ini Batam memang belum ada temuan, namun bukan berarti pengawasan
biasa saja.

”Semua masih waspada. Makanya warga yang kembali harus mendapat pengawasan
dari tim medis,” jelasnya.

Saat ini rumah sakit sudah menyiapkan ruangan untuk observasi pasien yang diduga
terinfeksi virus corona.

Tim medis juga dalam kondisi yang lebih siap, sejak virus ini mulai dikonfirmasi.

”Kami tetap berharap tak ada temuan. Namun kan kita tidak bisa menghambat mobilisasi
penumpang dari luar. Jadi, langkah pencegahan itu yang penting,” tutupnya.

Sebelumnya, seorang pekerja yang baru kembali dari Malaysia, Kamis (13/12) terekam memiliki suhu 38,9 derajat celcius di Pelabuhan Internasional Batam Center.

Karena batuk, sakit tenggorokan dan demam, petugas lantas mengambil langkah antisipatif dengan membawa yang bersangkutan ke RSBP Batam.

Tidak hanya itu, petugas juga melakukan penyemprotan disifektan pada kapal yang ditumpangi.(iza)

Update