batampos.co.id – Mobil angkutan umum Anugerah yang menyebabkan kecelakaan maut di Jalan R Suprapto atau tepatnya di Bukit Daeng, Mukakuning, dipastikan tak layak jalan.

Mobil itu juga tidak dilengkapi lampu depan, lampu sein, serta rem depan dan belakang
yang bocor.

“Setelah kejadian, kita langsung memeriksa mobil ini. Dari pemeriksaan, mobilnya sudah
tidak layak jalan,” kata Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Muchlis Nadjar, Selasa
(19/2/2020).

Selain tak layak jalan, mobil angkutan ini tak melalui uji KIR sejak Oktober 2018. Menurut dia, penyebab kecelakaan ini juga disebabkan pengawasan yang lemah dari Dishub Kota Batam.

“Kita panggil Dinas Perhubungan untuk melakukan kegiatan langsung mengecek KIR semua angkutan. Karena ini perlu pengawasan yang ketat,” kata Muchlis.

Ilustrasi Angkutan Umum di Simpang Dam.
Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Muchlis juga menegaskan akan menindak seluruh angkutan yang ugal-ugalan di jalan. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melihat angkutan ugal-ugalan untuk melaporkannya.

“Kalau ketemu, pasti langsung kita tilang. Kepada masyarakat, bisa langsung melaporkan dan videokan jika ketemu yang ugal-ugalan,” katanya.

Sebelumnya, Kapolresta Barelang Kombes Prasetyo Rachmat Purboyo, mengatakan, banyak dari kecelakaan disebabkan angkutan umum yang ugal-ugalan.

Dia menegaskan, sudah memerintahkan anggota Satlantas untuk menindak.

”Kalau kelihatan sama anggota sudah diperintahkan untuk langsung ditilang,” tegasnya.

Prasetyo juga mengimbau kepada Dinas Perhubungan (Dsihub) Kota Batam untuk memperketat dan memperbaiki metode uji KIR.

Sehingga, angkutan umum yang tak layak jalan tidak beroperasi lagi.

”Kasus ini juga perlu kerja sama dengan instansi terkait. Termasuk, masyarakat agar bahu membahu menjaga situasi Batam tetap kondusif,” ujarnya.(opi)