batampos.co.id – Setiap kecamatan diminta untuk mengajukan titik lokasi pemakaman umum. Hal ini disampaikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, usai mengukuhkan Pengurus Fardhu Kifayah Kota Batam serta Pengurus Fardhu Kifayah Kecamatan se-Kota Batam di Hotel Sahid, Senin (17/2/2020) lalu.

“Kalau boleh carikan lahan untuk pemakaman ini, kan mereka yang tahu lokasi lahan yang kosong,” jelasnya.

“Ajukan, nanti kita cek di Kantor BP Batam. Kalau memang kosong, tidak ada PL, kita kasih saja lah,” kata dia lagi.

Ia mengamini bahwa lahan pemakaman ini memang harus disiapkan. Karena, jumlah penduduk Batam semakin hari semakin bertambah banyak.

Artinya, kebutuhan lahan pemakaman juga akan bertambah.

Pemakaman umum Sei Temiang. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meminta setiap kecamatan mengajukan titik lokasi pemakaman. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id
foto: batampos.co.id / dalil harahap

“Kita harap dari Pengurus Fardhu Kifayah ini nanti ada rekomendasinya ke Pemko Batam. Nanti pemerintah ajukan ke BP Batam. Intinya ini harus kita siapkan,” ujarnya.

Ketua Pengurus Fardhu Kifayah Kota Batam, Makmur AT, meminta dukungan seluruh pihak, khususnya umat muslim Batam agar kepengurusan fardhu kifayah 2020-2025 ini bisa berjalan sukses.

“Setelah pengukuhan ini kita akan mengadakan rapat kerja,” kata dia.

Ke depan, pengurus Fardhu Kifayah merencanakan kunjungan ke lokasi-lokasi
pemakaman yang ada di Kota Batam.

Silaturahmi sekaligus memberikan bingkisan ke penggali kubur dan pemandi jenazah yang ada di sana.

“Selain itu kita juga akan mengadakan kegiatan pendidikan dan pelatihan untuk pengurus Fardhu Kifayah ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya dalam waktu dekat akan mencetak buku panduan penyelenggaraan jenazah untuk selanjutnya dibagikan kepada seluruh penyeleng-
gara jenazah di Kota Batam.

“Tadi baru 20 buku yang kita cetak, target kami dalam waktu dekat kita sudah membagikan 1.000 buku penyelenggaran jenazah ini,” tuturnya.(rng)