batampos.co.id – Tahun ini Pertamina mengalokasikan kuota bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar di Batam sebanyak 57.905 kilo liter (KL).

Sementara untuk kota BBM solar se-Kepri jumlahnya 149.643 KL. Sedangkan kuota untuk elpiji 3 kg subsidi di Kepri dialokasikan sebanyak 54.325 ton.

Hal tersebut ditegaskan oleh Sales Branch Manager Pertamina Kepri, William Handoko, Kamis (20/2/2020).

“Jumlah kuota tersebut sudah disampaikan di Jakarta beberapa hari lalu,” ujarnya.

Untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg nantinya, lanjut William, masyarakat harus menyertakan fotokopi kartu keluarga (KK) atau KTP.

Pekerja memuat sejumlah tabung gas elpiji ke perahu pompong di Pelantar Penyengat Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. Kini masyarakat yang ingin membeli gas elpiji 3 kilogram wajib memberikan fotokopi KTP atau KK kepada pangkalan. Foto:Yusnadi/batampos.co.id

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi gas elpiji subsidi tepat sasaran.

“Sedangkan untuk mendapatkan BBM solar subsidi, pemilik kendaraan harus mengantongi kartu kendali BBM subsidi yakni kartu Brizzi yang bisa didapat di Disperindag Batam atau Pertamina,” terangnya.

William membantah, kabar yang menyatakan pemerintah pusat tahun ini akan mencabut subsidi elpiji 3 kg.

“Kalau kabar itu memang pernah santer, tapi sampai sekarang dari pusat belum ada keputusan itu. Namun untuk elpiji 3 kg nantinya ada juga yang versi non subsidi selain yang subsidi,” terangnya.(gas)