batampos.co.id – Jelang pelaksanaan ujian nasional (UN), berbagai persiapan sudah mulai dilakukan pihak sekolah.
Sesuai jadwal, UN akan digelar 20 April mendatang. Kepala SMPN 3 Batam, Wiwiek Darwiyanti, mengatakan, saat ini siswa sudah mulai menjalani try out (TO) jelang pelaksanaan UN.
Tahun ini, UN masih berbasis komputer (UNBK).
”Kalau persiapan sudah jalan. Siswa sudah diberikan pembekalan atau pemantapan untuk UN nanti,” sebutnya.
Sebanyak 451 siswa akan mengikuti UN tahun ini. Karena keterbatasan komputer, pihaknya masih meminjam laptop milik siswa, agar pelaksanaan ujian bisa berjalan dengan baik.
”Masih sama seperti tahun lalu. Karena, komputer kami tidak banyak dan tidak cukup untuk mengakomodir kebutuhan siswa untuk ujian,” sebutnya.

Ia berharap, UN kali ini, siswa bisa mendapatkan nilai terbaik. Lanjutnya, tahun lalu, siswa SMPN 3 Batam berhasil meraih nilai terbaik untuk tingkat Kota Batam.
”Harapan masih sama, siswa dapat nilai terbaik dan bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Hendri Arulan, mengatakan pelaksanaan UNBK sudah berjalan 90 persen kecuali di daerah hinterland.
”Kalau Belakangpadang, sudah ada yang UNBK. Namun, untuk Galang dan Bulang, memang belum karena terkendala jaringan,” jelasnya.
Beberapa sekolah yang menggelar UNBK masih kekurangan perangkat komputer. Untuk itu, sekolah mencari solusi dengan meminjam milik siswa.
Hal ini diperbolehkan karena orangtua juga mendukung peminjaman laptop untuk digunakan dalam pelaksanaan UNBK.
”Nanti laptop akan diatur untuk ujian. Jadi, siswa gunakan laptop mereka sendiri. Sedangkan yang tidak ada, akan menggunakan laptop milik sekolah,” terangnya.
Pelaksanaan UN masih berbasis kertas dan komputer. Meskipun UN bukan penentu kelulusan lagi, siswa tetap diharapkan bisa mendapatkan nilai terbaik.
”Kalau tidak ada perubahan, UN akan digelar ahir April mendatang. Masih ada beberapa bulan lagi untuk persiapan,” tutupnya.(yui)
