batampos.co.id – Burger King kembali hadir di tengah masyarakat Kota Batam. Burger King membuka cabangnya di Kompleks Fanindo Sanctuary Garden, Batam Center, Kamis (20/2/2020).

Ini merupakan restoran free standing atau berdiri sendiri dengan fasilitas drive thru pertama di Batam, sekaligus menjadi gerai ke-169 di Indonesia.

Peresmian restoran ini dihadiri langsung Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, dan Ketua DPRD Batam, Nuryanto.

”Pembukaan Burger King Batam Center merupakan outlet kedua kita di Batam. Yang membedakan adalah dengan adanya konsep free standing drive thru,” ucap Manager Marketing Burger King Indonesia, Dewi, Kamis (20/2/2020).

Di Burger King Batam Center, konsumen tidak perlu turun dari mobil untuk memesan produk yang disukai.

Sementara itu, Burger King juga akan terus memperluas pembukaan gerainya selain di Kota Batam. Hal ini akan dilakukan secara bertahap.

Burger King Batam Center terdiri dari dua lantai yang mampu memuat 200-an pengunjung. Untuk produk burger sendiri, semuanya sama dengan gerai lain di Indonesia.

Pengunjung memesan menu yang disajikan restoran Burger King. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

”Semua produk kita, baik di Indonesia maupun dunia, sudah memiliki kualifikasi tersendiri,” jelasnya.

Selama pembukaan hingga dua pekan ke depan, terdapat promo Free Emoji Toys untuk pembelian Rp 75 ribu.

Sementara untuk harga makanan, juga bervariasi mulai dari Rp 5 ribu sampai 60 ribu. Seperti ice cream cone, burger, dan kentang seharga Rp 25 ribu. Jam operasional Burger King sendiri buka selama 24 jam.

”Jadi, dari varian harga itu, dari yang tinggi sampai terendah itu ada pilihan untuk menikmati produk kami. Lalu kita juga terbuka selama 24 jam,” tutupnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, ikut mengecek kesiapan dapur untuk produksi Burger King. Rudi juga meminta agar pengelola terus menjaga kebersihan.

”Karena baru dan selanjutnya, itu harus bersih,” jelasnya.

Ia pun meminta kepada lini sektor baik itu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, untuk mengecek dapur, baik itu restoran maupun pujasera dari skala besar dan kecil. Misalnya, dengan diberi edukasi secara bertahap.

”Akan tetapi jangan sampai ditindak, melainkan diberi edukasi saja. Pada prinsipnya agar pola konsumsi masyarakat Batam bisa makin sehat,” tutup Rudi.

Jalan Ahmad Yani Pusat Kuliner

Menurut Wali Kota, akses sepanjang Jalan Ahmad Yani atau di depan Kompleks Fanindo Sanctuary Garden, Batam Centre, memang dirancang Pemko Batam sebagai salah satu destinasi kuliner kekinian di Batam.

Termasuk nantinya, kawasan Greenland yang akan ditata sedemikian rupa untuk jadi kawasan kuliner dan hiburan terpadu.

”Sejak awal bangun jalan ini, saya ingin jadikan daerah kuliner sampai ke Simpang Kabil,” kata Rudi, Kamis (20/2/2020).

Menurut dia, kawasan kuliner di depan Cammo Industrial Park, kelak akan dikelola langsung pemerintah, pedagang kuliner hanya berjualan di lokasi ini. Berbeda dengan di depan Politeknik Negeri yang dialokasikan langsung ke pengusaha.

”Nanti pedagang-pedagang yang mengisi akan kami cari,” imbuhnya.(zis)