batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam tengah mempersiapkan operator yang akan bertugas dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada Mei mendatang.
Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, mengatakan, operator merupakan guru yang bertugas di masing-masing sekolah.
Nanti mereka akan bertugas menerima siswa yang mendaftar. PPDB akan digelar dengan metode yang sama seperti tahun lalu.
”Online masih. Jadi operator nanti yang verifikasi berkas siswa. Nanti kan mereka bertugas mengecek jarak rumah sesuai jalur yang dipilih siswa,” jelasnya.
Mengenai pelatihan untuk operator PPDB ini, Hendri menyebutkan, masih melihat anggaran yang ada.
Menurutnya tahun lalu pelatihan memang diadakan. Namun, untuk tahun ini belum tahu.

”Karena ini sudah bukan yang pertama. Bisa jadi operator masih orang yang sama, karena mereka sudah paham,” imbuhnya.
Saat ini, pihaknya sudah meminta sekolah untuk menyebarkan informasi terkait perubahan porsi jalur yang akan dibuka di PPDB nanti.
Perubahan ini terlihat di jalur zonasi yang kuotanya turun menjadi 50 persen, namun
ada peningkatan di jalur prestasi menjadi 30 persen.
”Ini yang harus orangtua tahu, jadi ketika PPDB berlangsung, tidak ada keributan lagi,” ucapnya.
Mengenai daya tampung, Hendri sudah memetakan berdasarkan jumlah ruang kelas yang tersedia.
Menurutnya, masing-masing sekolah memiliki daya tampung dan permasalahan berbeda-beda.
”Jadi akan dipetakan berdasarkan masalahnya. Masalah yang dimaksud yaitu jumlah
lulusan dan daya tampung yang tersedia,” ujarnya.
Kepala SMPN 3 Batam, Wiwiek Darwiyati, mengatakan, jumlah ruangan yang tersedia
masih sama dengan tahun lalu yaitu sembilan kelas.
Menurutnya, setiap PPDB berlangsung, jumlah yang mendaftar memang lebih banyak. Namun, kondisi ini dialami semua sekolah.
”Ya, kami hanya mempersiapkan PPDB agar bisa berjalan dengan baik dan lancar. Paling penting orangtua bisa menerima hasilnya nanti,” katanya.
“Karena kalau ditampung semua, sekolah kami juga
tidak sanggup,” paparnya lagi.(yui)
