batampos.co.id – Pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam bergotong royong membersihkan monumen Melayu yang berada di tiga lokasi berbeda, Jumat (21/2).

Monumen tersebut yakni Monumen Peralatan Upacara Tradisi Melayu di Sekupang, Monumen Alat Musik Tradisional Melayu di Batam Centre, dan Monumen Peralatan Hantaran Kebudayaan Melayu juga di Batam Centre.

Kepala Disdbudpar Batam, Ardiwinata, mengatakan, agenda gotong royong ini sengaja dilaksanakan sebagai upaya Pemko Batam merawat monumen Melayu ini.

Sebelumnya, Ardi meninjau salah satu monumen untuk melihat kondisi monumen tersebut.

”Karena monumen tersebut merupakan aset yang harus kita rawat lantaran bercirikan budaya Melayu,” katanya.

Pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam bergotong royong membersihkan monumen Melayu yang berada di tiga lokasi berbeda, Jumat (21/2/2020). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Menurutnya, pembangunan tiga monumen ini dalam rangka pelestarian nilai-nilai budaya Melayu.

Kegiatan gotong royong membersihkan monumen wajib dilakukan sehingga monumen-monumen di Kota Batam tetap terpelihara.

”Kita merawat sehingga tetap bagus dan terawat. Itu juga sesuai Perda Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pemajuan kebudayaan melayu,” ujarnya.

Selain Disbudpar Kota Batam, dinas terkait juga turut membantu menyediakan air dan peralatan kebersihan.

”Bantuan cangkul, gulma dan air dibantu DLH (Dinas Lingkungan Hidup, Kota Batam) sedangkan Damkar (Dinas Pemadam Kebakaran) juga bantu air,” sebutnya.

Kegiatan ini dimulai dari pagi, dimana para pegawai menyapu, dan menyikat monumen tersebut, serta mencakul rumput liar yang berada di sekitar monumen.

Setiap pegawai membawa peralatan kebersihan di antaranya sapu, sikat lantai, dan ember.(iza)