PT. Adhya Tirta Batam (ATB) telah menyelesaikan pekerjaan penguatan suplai di wilayah Bengkong Laut. Kini, warga Bengkong laut dan sekitarnya sudah bisa mendapat aliran air yang lebih lama dari sebelumnya.

“Air bersih di tempat kamu sudah mengalir lancar. Kami sudah bisa menikmati air setiap saat,” ujar Ketua RW 01 Bengkong Laut, Okta Robin.

Sebelumnya air di Bengkong laut hanya mengalir sekitar 5 hingga 7 jam sehari. Pasalnya, daerah tersebut berada di ujung pipa. Sehingga air kerap kali tak sampai ke daerah tersebut, terutama saat penggunaan jam-jam pemakaian puncak.

“Kami harus bangun malam-malam untuk nampung air. Kadang-kadang begadang sampai subuh. Kalau tidak begitu, tak akan dapat air,” ujar Hadijah, warga di RT 004 Bengkong Laut.

Seorang anak warga Bengkong Laut tengah membuka keran untuk mengambil air di siang hari. Pasca pekerjaan penguatan jaringan pipa distribusi yang dilakukan ATB, warga Bengkong Laut sudah dapat menikmati air lebih lama.

Warga melaporkan kondisi tersebut kepada ATB. Hingga akhirnya, perusahaan melakukan pekerjaan peningkatan jaringan pipa distribusi ke area Bengkong Laut. ATB membangun jaringan pipa baru ukuran 100 mm (4 Inchi) sepanjang 500 meter di wilayah Bengkong.

ATB menurunkan tim dan berupaya bekerja cepat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Pekerjaan yang dumulai pada 22 Januari 2020 lalu, tersebut akhirnya ramping pada 10 Februari 2020 silam.

“ATB memang yang terbaik, menanggapi keluhan kami dapat direalisasikan dengan cepat. Kini ibu-ibu di sini bisa tersenyum dan mereka sangat senang air bisa mengalir mulai pagi, siang apalagi malam hari,” ujar Okta.

Hadijah dan warga Bengkong laut lainnya juga merasa terbantu dengan pekerjaan penguatan suplai air yang dilakukan ATB. Kini, air telah mengalir lebih lama, sehingga warga tak perlu begadang untuk menampung air.

“Dulu kami harus berjaga sepanjang malam, sekarang kami bisa dapat air kapan saja,” kata Hadijah sambil tersenyum.

Warga Bengkong Laut berharap kualitas layanan air bersih di Batam semakin baik. Karena warga tak hanya menggunakan air untuk kebutuhan harian mereka, tapi juga untuk aktifitas ekonomi mereka. Jika aliran air lancar, maka penghasilan mereka juga jadi lebih baik.

“Kami berharap air bisa terus mengalir. ATB sudah bagus mengelola air bersih di Batam. Kita harus terus mempertahankan sesuatu yang baik,” harapnya.

Head of Corporate secretary ATB Maria Jacobus mengatakan, pihaknya terus berupaya memberikan layanan air bersih terbaik kepada masyarakat kota Batam. Penguatan suplai yang dilakukan di Bengkong Laut adalah salah satu bentuk komitmen ATB terhadap kualitas pelayanannya.

“Ini adalah bentuk dedikasi dan tanggung jawab ATB dalam memberikan pelayanan berkualitas ke pelanggan,” ujar Maria.

Dengan selesainya pekerjaan penguatan jaringan pipa di Bengkong Laut, warga dapat merasakan aliran air kurang lebih 20 jam hingga 24 jam sehari.

“Kami akan terus memberikan layanan berkualitas untuk pelanggan,” ujar Maria.

Dia mengakui masih ada beberapa wilayah yang belum mendapat suplai secara maksimal, terutama di wilayah ujung pipa distribusi. Rangkaian penguatan suplai akan terus dilakukan secara bertahap.

“Tidak hanya fokus di wilayah Bengkong, sejumlah wilayah lainnya juga akan dilakukan penguatan suplai. ATB sedang melakukan pekerjaan penguatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mukakuning untuk membantu suplai di area Batu Aji hingga Tanjung Uncang,” papar Maria. (*)