batampos.co.id – Alias bin Ali, warga negara (WN) Singapura berusia 61 tahun yang mederita deman tinggi meninggal dunia di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP)
Batam, Sabtu (22/2/2020).

Ia sempat mendapatkan perawatan intensif sebelum menghembuskan napas terakhir.
Informasi yang diperoleh Batam Pos, WN Singapura ini sempat mendapatkan perawatan
di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) sebelum dirujuk ke RSBP Batam.

Karena menderita demam tinggi, sempat diduga terpapar virus corona karena salah satu ciri orang yang terpapar virus corona adalah demam tinggi.

Apalagi Singapura salah satu negara yang warganya banyak terserang virus asal Wuhan,
Provinsi Hubei, Tiongkok, itu.

Untuk memastikan WN Singapura ini tak terpapar Covid-19, selain dirawat intensif, juga diambil sampel dahaknya untuk uji laboratorium.

“Hasilnya sudah keluar, negatif. Dia tak terpapar virus corona,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Selasa (25/2/2020).

Didi menegaskan, WN Singapura yang memiliki istri orang Batam itu merupakan pasien langganan RSAB.

Karena kondisinya memburuk saat dibawa ke RSAB, maka dirujuk ke RSBP Batam untuk
mendapatkan perawatan intensif.

“Dari awal kami sudah yakin bukan terserang virus corona, tapi sebagai antisipasi kita
tetap ambil sampel untuk uji lab, hasilnya negatif,” ujar Didi.

Lalu apa yang menyebabkan WN Singapura itu meninggal dunia? Didi menyatakan diduga
karena penyakit bawaan yang telah diderita sejak lama.

“Sekali lagi, bukan karena corona,” tegasnya.

Sementara itu, hingga kemarin siang jenazah WN Singapura ini masih berada di RSBP Batam.(yui/ali)