Minggu, 12 April 2026

Komplotan Pencuri Motor Berkaki Palsu

Berita Terkait

batampos.co.id – Hasyim, satu dari tiga pelaku pencurian sepeda motor antarpulau yang dibekuk jajaran Polsek Sagulung, ternyata berkaki palsu. Pria 40 tahun itu mengelak disebut pencuri sepeda motor. Dia mengaku hanya sebagai tukang ojek bagi Febri, salah satu pelaku yang disebutkan sebagai otak pencurian dalam komplotannya.

Meskipun berkaki palsu, Hasyim ternyata memiliki catatan kriminal serupa. Tahun 2017 silam, dia pernah dibekuk jajaran Satreskrim Polresta Barelang atas kasus pencurian sepeda motor.

Dia divonis 1,5 tahun penjara. Bebas pada pertengahan tahun 2018 lalu, dia kembali bergabung dengan Febri untuk melakukan aksi pencurian serupa. Dia memang hanya sebagai pengendara sepeda motor yang digunakan Febri untuk mencuri sepeda motor warga. Namun, dia tetap ditetapkan sebagai tersangka bagian dari komplotan Febri lantaran tahu dan sadar bahwa Febri mencuri berbagai jenis sepeda motor.

”Tapi saya tak curi, saya cuma tukang ojeknya saja,” ujarnya, saat dijumpai di Mapolsek Sagulung, kemarin.

Meskipun berdalih tidak memiliki anggota tubuh yang lengkap dan hanya sebagai pengantar, Hasyim tetap ditahan untuk ditindaklanjuti karena memiliki catatan kejahatan serupa sebelumnya.

Hasyim dibekuk bersama Febri dan Jefri, pekan lalu. Mereka adalah kompolotan pencurian kendaraan bermotor antarpulau. Aksi mereka terendus saat akan menjual sepeda motor Honda Beat hasil curian di wilayah Sagulung. Dari tangan kompolotan ini, polisi mengamankan 21 unit sepeda motor hasil curian yang akan dibawa ke pulau Moro, Karimun, oleh Jefri.

Kapolsek Sagulung, AKP Riyanto menyebutkan, sepeda motor tersebut dicuri dari berbagai wilayah di Batam. Dari 21 unit ini, tiga diantaranya sudah cocok dengan laporan kehilangan di kantor Polisi. Ketiganya masih ditahan dan ditindaklanjuti sebab terindikasi kuat sudah lebih dari 21 unit sepeda motor yang dicuri mereka.

”Masih terus kami dalami karena informasi yang kami dapat sudah banyak motor curian yang dibawa ke Moro. Yang diamankan ini yang belum sempat dibawa,” kata Riyanto. (eja)

Update