
Siapa pun pasti ketakutan jika kejantanannya dipertaruhkan. Tidak terkecuali babun jantan di Australia ini. Kemarin (25/2) seekor babun melarikan diri bersama dua ”istrinya” saat dibawa ke Royal Prince Alfred Hospital, Sydney. Rencananya, si babun jantan tersebut divasektomi. Tapi, saat di parkiran, mereka bertiga lepas.
Menteri Kesehatan Area New South Wales Brad Hazzard mengungkapkan, tiga babun itu bagian dari koloni yang dibiakkan untuk penelitian. Nah, babun jantan tersebut adalah pemimpinnya. Usianya 15 tahun.
Pengelola penelitian tidak ingin si pejantan itu terus membuahi betina di koloninya. Karena itu, opsinya hanya dua. Yaitu, vasektomi atau memisahkannya dari koloni. Pilihan pertama yang akhirnya diambil.
”Dua babun betina itu dibawa untuk menenangkannya,” ujar Hazzard seperti dikutip Fox News.
Harapannya, setelah divasektomi, ia bisa tinggal dengan koloninya hingga ajal menjemput. Tapi, si babun tampaknya sudah merasa panik duluan, sama dengan pria yang diminta menjalani vasektomi agar tak beranak pinak. (*/sha/c7/oni)
