batampos.co.id – Partai politik masih terus melakukan penjajakan untuk koalisi dalam pilkada serentak September mendatang. Partai Gerindra pun membuka peluang untuk bekerjasama dengan partai lain, salah satunya dengan PDI Perjuangan (PDIP).

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan, partainya masih melakukan penjaringan calon kepala daerah. Menurut dia, proses penjaringan dilalukan mulai struktur partai di tingkat kabupaten/kota sampai provinsi. “Fit and proper test masih berjalan,” terang dia saat ditemui di gedung DPR RI kemarin (2/3).

Hasil penjaringan yang dilakukan pengurusan daerah kemudian diserahkan ke  DPP Partai Gerindra. Anggota DPR itu mengatakan, DPP akan melihat, menyeleksi, dan memutuskan mana calon yang akan diusung. Pihaknya juga menyusun strategi pemenangan untuk masing-masing daerah. Setiap daerah mempunyai ciri khas tersendiri.

Riza mengatakan, sudah ada beberapa daerah yang dikeluarkan rekomendasi. Namun, dia belum bisa membuka ke publik. Yang pasti, partainya masih akan terus mengeluarkan rekomendasi bagi daerah yang sudah siap. “Maaf, kami belum bisa menyampaikan mana-mana saja yang sudah dapat rekomendasi,” kata dia.

Terkait dengan Pilkada Solo, Riza mengatakan bahwa putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka sudah menghadap DPP Partai Gerindra. Namun, pihaknya belum mengambil keputusan apakah akan mengusung Gibran atau calon lain.  Pilkada Solo masih menjadi pembahasan di internal partai yang diketuai Prabowo Subianto itu.

Begitu juga soal Pilkada Medan. Mantan Wakil Ketua Komisi II itu mengatakan, menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution juga sudah menghadap langsung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Tapi, partainya juga belum mengambil keputusan. “Nanti pasti akan kami putuskan,” terang Riza.

Anggota Komisi V itu mengatakan, partainya akan segera merampungkan proses pencalonan. Menurutnya, ditargetkan pada satu atau dua bulan ini rekomendasi akan selesai. Namun, pihaknya tidak serampangan dalam menerbitkan rekomendasi. Semuanya melakukan proses yang sangat selektif dan ketat.

Soal koalisi, Riza mengatakan, partainya membuka peluang koalisi dengan partai lain. Salah satunya dengan PDIP.  Namun, Gerindra juga menutup diri untuk berkoalisi dengan partai lainnya. “Kami akan lakukan penjajakan dengan partai yang ada. Tidak hanya dengan PDIP,” papar dia. Koalisi dalam pilkada merupakan suatu kebutuhan. Dalam membangun daerah, Gerindra tidak bisa sendirian.

Wasekjen PDIP Arif Wibowo mengatakan, partainya juga membuka peluang untuk berkoalisi, walaupun di sejumlah daerah PDIP bisa mengusung paslon sendiri.  Bahkan, salah satu variabel yang menentukan dikeluarkannya rekomendasi adalah koalisi yang sudah terbentuk dan solid.

Hari ini, tutur dia,  DPP PDIP akan mengelar rapat internal untuk memutuskan daerah mana saja yang akan dikeluarkan rekomendasi. Menurut dia, ada sekitar 30 daerah yang akan diputuskan. Namun, dia masih belum bisa membuka nama paslon dan daerah yang akan diputuskan. “Rapat saja belum. Nanti diputuskan di rapat,” ucap dia. (lum)