Selasa, 12 Mei 2026

Masyarakat Diimbau Tak Pergi ke Lokasi Terjangkit Virus Corona

Berita Terkait

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil sejumlah langkah praktis mengantisipasi penyebaran virus corona atau covid-19. Apalagi telah ditemukan dua orang positif virus corona di Depok.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat jangan bepergian ke lokasi-lokasi yang sudah dinyatakan sebagai tempat yang terjangkit. Pemprov juga tidak akan mengeluarkan perizinan baru untuk kegiatan perkumpulan orang dalam jumlah yang besar.

“Dan yang sudah terlanjur keluar izinnya, akan di-review kembali. Pemprov juga nanti akan secara rutin mengirimkan WA blast, SMS blast, komunikasi risiko apabila ditemukan tempat-tempat baru yang perlu dihindari, atau informasi baru yang perlu diketahui oleh masyarakat,” beber Anies dalam konferensi pers Senin (2/3/2020).

Bila masyarakat merasakan ada kondisi seperti gejala Covid-19, Anies mengimbau untuk menghubungi nomor telepon yang sudah tersedia yaitu di 112/119. Dalam hal ini, warga diminta jangan langsung datang ke fasilitas kesehatan. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi penularan apabila ternyata memang benar positif virus corona.

“Kami yang akan jemput (warga). Akan ditelepon, akan dilakukan diagnosis per telepon. Akan didatangi, lalu dibawa ke fasilitas kesehatan. Kalau datang sendiri, misalnya positif, berangkatnya di perjalanan punya potensi pengeluaran, di ruang tunggu punya potensi penularan, jadi tinggal di tempat Anda berada, dan kami yang akan jemput,” bebernya.

“SOP-nya seperti itu. Dan kami sudah siapkan tenaga cukup, fasilitas yang cukup untuk merespons itu semua,” sambung Anies.

Pria yang pernah menjabat Menteri Pendidikan itu juga menyampaikan, stok kebutuhan di Jakarta dalam kondisi cukup. Sebagaimana dilaporkan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Karena itu, masyarakat diimbau tidak perlu belanja secara berlebihan bila khawatir stoknya berkurang.

“Stoknya cukup. Memang yang diburu hanya beberapa item, tetapi saya sampaikan jangan lakukan pembelian secara berlebih karena itu bisa mengganggu stabilitas,” terangnya.

Anies turut mengimbau masyarakat untuk rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Menurut dia, cara itu merupakan pembersihan dan antisipasi paling baik ketimbang menggunakan hand sanitizer. Demi mendukung hal ini, Anies juga tengah mengoordinasikan penyediaan fasilitas cuci tangan di sarana transportasi publik.

“Jadi MRT, Transjakarta, semuanya menyiapkan langkah-langkah praktis. Nanti akan ada tempat cuci tangan, thermal gun, semuanya disiapkan,” tandasnya. (luk)

Update