batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam kembali membuka perekrutan peserta magang ke Jepang.

Ini merupakan tahun kedua digelar dan sedikitnya 150 peserta magang diberikan pelatihan dasar.

”Alhamdulillah, masih berjalan. Sebagai satu-satunya kota yang diberikan kesempatan membuka pendaftaran langsung, responsnya cukup baik,” kata Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti, Rabu (4/3/2020).

Ia menyebutkan, sebanyak 150 calon peserta akan
diberikan pelatihan dasar, untuk persiapan mengikuti
magang ke Jepang.

Kesempatan berkarir di luar negeri ini diberikan bagi mereka yang berdomisili di Batam.

”Lumayan juga pesertanya. Namun, tidak semua berhasil berangkat. Sebab banyak yang gagal di seleksi tertulis dan fisik,” sebutnya.

Ribuan pencaker memadati MPH kawasan Industri Batamindo. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Rudi mengungkapkan, magang ke Jepang tidak mudah sebab calon pekerja harus memiliki etos kerja, disiplin dan keahlian dalam menguasai materi selama pelatihan.

”Kalau kami kasih pelatihan dasar saja. Selanjutnya mereka akan dites pihak dari Jepang dan pusat. Mereka yang terbaik akan lolos,” ujarnya.

Kesempatan bekerja ke luar negeri ini bisa memberikan peluang bagi pencari kerja.

Apalagi, keadaan sekarang ini tengah sulit. Perusahaan bahkan tidak membuka lowongan dalam jumlah besar.

”Buka tapi tak banyak. Sedangkan di Jepang banyak dibutuhkan. Makanya ini kesempatan yang harus diambil,” ujarnya.

Selain itu, di Jepang upah yang diterima jauh lebih banyak dibanding di sini.

Tidak saja itu, mereka juga memfasilitasi tempat tinggal peserta magang.

”Selesai kontrak juga diberikan uang saku. Jadi silakan persiapkan diri untuk magang ke Jepang,” ajaknya.

Sebelum diberangkatkan, peserta akan menjalani pelatihan di Jakarta.

Materi yang diberikan akan berhubungan dengan pekerjaan di Jepang. Untuk itu, sangat dibutuhkan kedisiplinan.

”Seleksi cukup ketat. Daerah hanya seleksi administrasi dan pelatihan singkat. Selanjutnya mereka yang tentukan,” lanjutnya.

Rudi sangat berharap kesempatan ini bisa menarikminat pencaker yang masih banyak di Batam.

Setiap hari, banyak pencaker yang berburu lowongan di berbagai perusahaan maupun kawasan industri.

”Kalau ada keberanian tidak ada salahnya mencoba. Pengalaman bekerja di Jepang juga bisa dimanfaatkan untuk mencari kerja di sini nantinya,” tutupnya.(yui)