Jumat, 10 April 2026

Imbas Virus Korona, Tarif Listrik Bakal Didiskon

Berita Terkait

batampos.co.id – Di tengah wabah Covid-19, Tiongkok melakukan penghentian sementara produksi bahan baku. Hal ini pun mengganggu pasokan bahan baku dunia, termasuk Indonesia.

Demi membantu para pelaku industri yang mendapatkan hambatan akibat hal tersebut, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berniat untuk memberikan relaksasi tarif listrik.

“Listrik saya setuju untuk PLN. Saya sudah bicara kepada PLN agar PLN memberikan diskon kepada industri pada jam-jam tertentu. Kita tidak minta 24 jam. Jadi jam-jam di mana industri yang melakukan proses produksinya 24 jam,” terangnya di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (4/3).

Untuk berapa diskonnya, dirinya belum bisa mengungkapkan. Sebab, masih dalam tahap pembicaraan lebih lanjut.

“Itu sedang dihitung, tapi policy-nya sudah ada. Di mana industri yang melakukan produksi 24 jam dia akan diberikan diskon pada jam tertentu. Jam 9 sampai 10 malam, lalu jam 5 sampai 6 pagi. Itu akan ada diskon. Very soon (diterapkan),” kata dia.

Rencananya, pemerintah akan mengeluarkan stimulus fiskal guna mengantisipasi dampak krisis ekonomi global. Salah satunya adalah mempermudah impor bahan baku dan menyederhanakan dokumen ekspor.

“Jadi kita sedang mempersiapkan stimulus kedua, itu yang terdiri dari ekspor dan impor, terutama kemudahan perizinan, ditambah juga kemudahan ekspor, integrasi dari sistem perdagangan, perhubungan dan bea cukai agar dokumentasi ekspor itu lebih standar (sederhana),” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.(jpg)

Update