Kamis, 2 April 2026

Penumpang Kapal Turun Drastis

Berita Terkait

batampos.co.id – Pasca mewabahanya virus corona dan adanya dua warga negara Singapura yang dinyatakan positif terkena Covid-19 usai dari Batam, membuat jumlah
wisatawan dari Singapura dan Malaysia yang masuk melalui Pelabuhan Internasional Ba-
tam Center menurun.

Kini, penumpang yang melalui pelabuhan hanya berkisar 3.000 penumpang per hari-
nya.

”Memang ada penurunan dibandingkan hari biasanya. Tapi penurunannya masih normal,” ujar Nika Astaga, Manajer Operasional PT Synergy Tharada, selaku pengelola Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Kamis (5/3/2020) siang.

Nika menjelaskan, meski pun mengalami penurunan, jadwal pelayaran menuju Malaysia dan Singapura masih normal.

”Masih seperti biasa (jadwal pelayaran). Kalau penutupan ke Malaysia tidak ada. Tadi masih ada ratusan penumpang ke Malaysia,” kata Nika.

Menurut Nika, penurunan jumlah penumpang disebabkan larangan masuknya turis dari Tiongkok dan Korea Selatan menuju Sungapura.

Sedangkan, mayoritas wisatawan ke Indonesia berasal dari negara tersebut.

“Pastinya ada imbas ke kita,” ungkapnya.

Hal yang sama juga terjadi di Sekupang Ferry Internasional (SFT), dimana jumlah penumpang kapal turun drastis hingga 60 persen.

Pengelola SFT, Jumarly, mengatakan, untuk saat ini kapal yang datang dari Singapura
tetap sesuai jadwal.

Namun, jumlah penumpang yang dibawa dari sana tidak banyak. Hampir rata-rata merupakan pekerja Indonesia yang berada di Singapura.

”Kalau WN Singapura hampir tidak ada. Kapal hanya membawa pekerja yang rutin ke Singapura karena urusan pekerjaan,” kata dia.

Turunnya angka kunjungan ini tidak lepas dari imbauan pemerintah Singapura untuk warganya. Sejak merebak Covid-19, warga Singapura diminta untuk tidak melakukan perjalanan kecuali ada hal mendesak dan penting.

”Faktor ini juga yang membuat mereka memilih tidak berkunjung. Apalagi setelah
ditemukannya positif corona di negara mereka,” imbuhnya.

Untuk sementara ini, belum ada larangan angkutan kapal yang berlayar dari Singapura
ke Batam melalui SFT.

Arus pelayaran masih berjalan normal, meskipun jumlah penumpang baik yang berangkat dan tiba turun dari biasanya.

”Grup atau travel sudah tak ada lagi. Biasanya weekend ramai yang berjejer di halaman parkir. Sekarang tak ada. Kondisi ini sudah berlangsung sejak bulan lalu,” ujar pria
yang akrab disapa Jum ini.

Sementara itu, pantauan Batam Pos di SFT, ruang tunggu keberangkatan sepi dari penumpang yang akan berangkat.

Hal yang sama juga terjadi di pintu kedatangan. Hanya beberapa penumpang yang baru tiba dari Singapura.

Pengawasan tetap dilakukan melalui pemindaian suhu tubuh di pintu kedatangan.
Meskipun sepi penumpang yang datang, petugas tetap melakukan pemeriksaan di
pintu masuk.(opi/yui)

Update