Sabtu, 4 April 2026

Jumlah Penumpang di Hang Nadim Turun

Berita Terkait

batampos.co.id – Wabah virus corona yang melanda dunia, juga memberikan dampak terhadap Batam.

Seperti arus penumpang di Bandara Hang Nadim Batam. Menurut Direktur Bandar Udara dan Teknologi Informasi Komunikasi (BUTIK), Suwarso, jumlah penumpang yang berangkat dan tiba mengalami penurunan sebesar 15 persen.

“Wabah corona ini memang berdampak. Sehingga saat ini, jumlah penumpang masih
belum meningkat, meski ada penurunan harga tiket,” katanya di Gedung BP Batam, Jumat (6/3/2020).

Suwarso memaparkan, penurunan 15 persen membuat jumlah penumpang yang tiba dan berangkat berada di kisaran 6.200 hingga 6.400 penumpang per hari.

“Berangkat segitu, datang pun segitu,” sebutnya lagi.

Calon penumpang memasuki pintu keberangkatan Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (15/12). Menjelang perayaan Natal dan tahun baru, penumpang mengalami peningkatan di bandara dan pelabuhan. Foto:. Cecep Mulyana/batampos.co.id

Dia mengatakan, untuk jumlah penumpang normal biasanya berada pada kisaran 7 ribuan tiap harinya. Jumlah tersebut bisa dicapai saat akhir pekan atau peak season.

“Di atas peak season bisa sampai 8 ribu penumpang. Pernah juga di hari Minggu bisa datang 7.000,” terangnya.

Penurunan harga tiket memang sudah dilakukan sejumlah maskapai. Seperti Lion. Menurut Suwarso, maskapai berlambang Singa ini menurunkan harga tiket Batam-Jakarta dari yang sebelumnya di atas Rp 1 juta menjadi Rp 600 ribu-Rp 700 ribu.

“Sedangkan Sriwijaya dan Citilink Rp 1,2 juta. Kalau Garuda main di angka Rp 1,4 hingga Rp 1,6 juta,” jelasnya.

Selain penurunan jumlah penumpang, maskapai juga mengurangi rute penerbangan.

“Tidak ada pembatalan, tetapi pengurangan. Contoh Garuda, selain di akhir pekan, di hari biasa mengurangi satu penerbangannya. Lion juga,” ujarnya.

Akibatnya, jumlah rute penerbangan yang biasa normalnya sekitar 52 penerbangan setiap hari, turun menjadi 46 penerbangan.

“Cegah corona, kami juga sudah menambahkan hand sanitizer di ruang tunggu untuk menjamin kesehatan penumpang,” kata Suwarso.(leo)

Update