batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun, saat ini sedang mempersiapkan Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang akan dibangun fisiknya oleh Pusat melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kepri pada tahun 2021.

Lokasi pembangunan IPLT tersebut, berada di sememal kecamatan Meral Barat yang tidak jauh dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan memakan lahan mencapai 1,9 hektar.

“Di sini, (Pemkab Karimun-red) hanya mempersiapkan lahan dan DED. Jadi, pembangunannya oleh Pemerintah Pusat nantinya pada tahun 2021 mendatang,” jelas Kepala Bidang Perumahan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukinan dan Pertanahan Karimun, Rita Agustina, Jumat (6/3/2020).

Sehingga, lanjut Rita lagi proses persiapan DED dan pembebasan lahan ditargetkan selesai tahun ini.

Supaya, bisa terealisasi pembangunan IPLT pada tahun 2021 mendatang. Apabila sudah terbangun IPLT, bisa bermanfaat untuk mencegah penyebaran bakteri Escherichia coli (E coli) dari tinja yang dapat mencemari air.

Kemudian, bisa dimanfaatkan untuk sumber energi alternatif bagi masyarakat sekitarnya.

“Kalau dilihat cukup banyak manfaatnya, keberadaan IPLT di tahun-tahun kedepannya. Sekarang, semuanya kita sedang mulai berproses menuju pembangunan IPLT,”  ujarnya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan selesai pembangunan, IPLT bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat.

Mengingat, di sekitar lokasi tersebut nantinya akan dilengkapi dengan taman dan pepohanan.

“Pokoknya, kita tata dululah. Bagaimana format yang paling bagus. Karena, pembangunan IPLT ini sudah ada diberbagai daerah di Indonesia,” kata Rita.

Terpisah, Camat Meral Barat, Tarigan, mengatakan, rencana pembangunan IPLT di wilayahnya sangat mendukung.

Mengingat, pemanfaatannya sangat besar IPLT nantinya bagi umat manusia. Dan, bisa menjadi tempat pembuangan limbah tinja yang ada di rumah masyarakat.

Mengingat, daerah Meral Barat sebagai daerah industri sangat dibutuhkan.

“Kita sangat mendukunglah. Jadi limbah tinja rumah tangga bisa disedot dan dibuang di IPLT nantinya, termasuk limbah tinja diperusahaan-perusahaan yang sudah penuh,” ucapnya.(tri)