batampos.co.id – Kelvin, 12, warga Bengkong Indah Swadebi Blok O, ditemukan
tewas di Kolam Seinayon, Senin (9/3/2020) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari.
Siswa kelas V SD ini tewas mengambang di tengah kolam sedalam 4 meter tersebut.
Informasi yang didapatkan, sebelum ditemukan tewas, Kelvin bersama lima rekannya
berniat memancing pada sore hari.
Sesampainya di kolam, rombongan anak-anak ini melihat gabus yang mengambang.
“Gabus-gabus ini digunakan korban dan temantemannya untuk memancing ke tengah kolam. Itu gabus kulkas, besar,” ujar Kapolsek Bengkong, AKP Yuhendri.
Dari keterangan rekan korban, gabus yang ditumpangi korban tersebut sempat terbalik. Namun, Kelvin masih terlihat memegang gabus, sementara rekannya melanjutkan pulang pada pukul 17.00 WIB.

“Teman-temannya duluan pulang. Korban saat itu tidak terlihat lagi, disangka sudah duluan pulang,” kata Yuhendri.
Yuhendri menambahkan, hingga pukul 23.00 WIB, korban tak kunjung pulang ke rumah. Hingga, beberapa keluarga korban melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Bengkong.
“Keluarga korban mencari. Padahal teman-temannya sudah pulang. Setelah kita lakukan pencarian di kolam, korban ditemukan sudah tak bernyawa,” ujarnya.
Yuhendri menambahkan, kolam yang digunakan korban dan rekannya memancing
memang sering digunakan warga setempat untuk tempat cadangan air dan lokasi me-
mancing.
“Dulunya itu rawa, dan sekarang berisikan air yang cukup dalam. Memang mau ditutup warga, karena sudah ada korban,” kata Yuhendri.
Yuhendri juga mengimbau kepada warga setempat khususnya anak-anak untuk tidak mendekat dan bermain di kolam tersebut.
“Di lokasi juga sudah dipasang spanduk,” tutupnya.
Sementara itu, dari pengakuan ibu korban, Suwantik, anaknya pamit untuk memancing ikan mujair menggunakan jaring setelah pulang sekolah.
“Memang biasanya dia sama teman-teman main ke sana. Kadang nyari ikan,”
katanya.(opi)
