Senin, 6 April 2026

Cara Mengisi Sensus Penduduk Online

Berita Terkait

batampos.co.id – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Rahayuddin, mengatakan sensus penduduk online dilakukan sejak 15 Februari hingga 31 Maret 2020.

Masyarakat bisa mendaftarkan melalui laman sensus.bps.go.id untuk melakukan login. Bisa menggunakan desktop atau smartphone.

”Cukup mudah, waktunya (mengisi) gak sampai 10 menit (untuk tiap anggota keluarga),” kata Rahayuddin.

Sebelum mengakses situs tersebut terlebih dulu mempersiapkan sejumlah dokumen, yaitu kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk (KTP), buku nikah/dokumen cerai/surat keterangan kematian.

Saat mengisi sensus penduduk online, jangan lupa memastikan Nomor Induk Kependu-
dukan (NIK), dan nomor KK telah tercatat di database untuk SPO.

BPS Kota Batam menargetkan sebanyak 20 persen dari total jumlah penduduk Batam sekitar 1,3 juta jiwa mengikuti sensus penduduk 2020 secara online.

Dari target yang ditetapkan, saat ini masih tergolong rendah yang ikut serta sensus penduduk online.

”Baru 2,5 persen atau sekitar 6.600 orang dari target 20 persen. Kita masih siapkan terobosan sehingga target 20 persen sensus penduduk online tercapai,” kata Rahayuddin.

Masih rendahnya antusias masyarakat untuk mengikuti sensus penduduk daring ini tak lepas dari faktor kebiasaan.

Apalagi sensus online ini baru kali pertama dilakukan tahun ini. Namun begitu, pihaknya aktif untuk menyosialisasikannya.

”Kita juga minta tolong pak RT, RW, dan lurah untuk membantu kami mensosialisasikan kepada masyarakat,” jelasnya.

“Termasuk turun kemana-mana, ikut musrenbang, ibu-ibu PKK, mal, kampus, dan sekolah-sekolah semua kami datangi,” akunya.

Hal ini, lanjutnya, terbukti mampu meningkatkan partisipasi masyarakat untuk melakukan sensus.

Terlihat dari data yang masuk ke BPS, bila biasanya hanya 100 sampai 200 orang yang melakukan sensus, kini naik menjadi rata-rata 600 orang setiap harinya.

Ia berharap pelaksanaan sensus penduduk dilakukan berkelompok. Hal ini ditujukan agar memudahkan masyarakat dan sekaligus mengajarkan masyarakat yang belum memahami cara melakukan sensus penduduk.

”Kalau berkelompok kan gampang. Kalau ada satu ada yang berhasil dia bisa membantu yang lain. Ketika jaringan sibuk atau gagal jangan berhenti dan coba lagi,” jelasnya.

“Bisa jadi itu karena jaringan server waktu itu sibuk,” tambah dia.

Sebelumnya Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak seluruh pegawai
dan juga mengajak seluruh warga Batam untuk berpartisipasi aktif dalam sensus penduduk nasional ini.

Karena hasil dari sensus tersebut penting untuk menentukan arah kebijakan pemerintah
ke depannya.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat agar membantu pemerintah Indonesia. Mari
mengisi data penduduk dengan benar. Sensus ini penting karena kebenaran informasi yang diberikan akan menentukan wajah Indonesia ke depan,”
tuturnya.(rng)

Update