batampos.co.id – Pemerintah Arab Saudi masih memberlakukan isolasi untuk Kota Qatif. Kota di sisi timur Arab Saudi itu diisolasi karena menjadi pusat persebaran virus korona. Kota tersebut juga menjadi salah satu kantong WNI alias mukimin.

Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya (Pensosbud) KBRI Riyadh Djoko Sulastomo mengatakan, WNI yang ada di Kota Qatif sebanyak 472 orang. ”Alhamdulillah, WNI di sana (Kota Qatif, Red) baik-baik saja. Untuk saat ini belum ada WNI di seluruh Arab Saudi yang terkena korona,” katanya Rabu (11/3).

Menurut Joko, pekerjaan WNI yang berada di Kota Qatif beragam. Ada yang bekerja di salon, restoran cepat saji, dan pembantu rumah tangga (PRT). Namun, mayoritas bekerja di restoran. Dia juga mengatakan, sampai saat ini kondisi Kota Qatif masih diisolasi. Akses keluar masuk kota tersebut dibatasi.

Data dari pemerintah Arab Saudi, jumlah pasien virus korona di sana 20 kasus. Jumlah itu bertahan sejak beberapa hari lalu. Pusat persebarannya ada di Kota Qatif. Di kota basis Syiah tersebut, ditemukan 14 kasus positif korona. Kasus korona lain berada di Riyadh dan kota lain.(jpg)