batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam menyurati sekolah-sekolah untuk menyediakan cairan pencuci tangan untuk menghilangkan kuman atau hand sanitizer di lingkungan sekolah.
Hal ini guna mencegah penyebaran penyakit, khususnya virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19 di lingkungan sekolah.
“Lingkungan sekolah cukup ramai dan rentan. Surat Edarannya lagi disiapkan. Jadi, untuk langkah cegah tangkal, kami minta setiap sekolah menyediakan hand sanitizer,” kata Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi, Rabu (11/3/2020).
Ia menyebutkan, selama ini pihaknya sudah menggelar edukasi terkait cara mencuci tangan yang benar.
Tidak hanya itu, untuk membantu siswa cepat memahami, tata cara mencuci tangan juga dipandu dengan lagu.
Ini diharapkan mempermudah siswa menghapal setiap gerakan.
“Sudah lama kami ajarkan. Mungkin kurang diterapkan saja. Karena adanya wabah Covid-19 ini diharapkan sekolah lebih peduli tentang budaya cuci tangan,” ujarnya.

Menurutnya, ribuan bakteri bisa ada di tangan dan mudah berpindah jika bersentuhan. Untuk itu, sangat penting mencuci tangan.
Minimal, menggunakan sabun cuci tangan, namun lebih baik gunakan hand sanitizer.
“Nanti melalui surat edaran, penanggungjawab sekolah diminta menyediakan di masing-masing sekolah mereka,” jelasnya.
“Nanti anak-anak diarahkan untuk menggunakan hand sanitizer tersebut,” imbuhnya.
Didi menambahkan, saat ini tim kesehatan berupaya untuk mencegah penyebaran penyakit.
Meskipun sudah tidak ada suspect Covid-19 di wilayah ini, pihaknya bersama instansi terkait tetap mengawasi pintu masuk dan akses lainnya.
Sekarang, beberapa pusat perbelanjaan sudah menyediakan hand sanitizer di pintu masuk.
Sehingga, pengunjung sebelum masuk mal bisa menggunakan itu untuk pencegahan.
“Selain itu, semua stakeholder yang ada baik perkantoran hingga perhotelan, juga mau memeriksa suhu tubuh tamu yang datang. Ini upaya dalam pencegahan lebih dini,” paparnya.
Meskipun pintu masuk tidak ditutup, namun karena wabah ini, jumlah kunjungan wisatawan asing ke Batam menurun drastis.
Namun, hal ini juga dinilai punya andil menekan penyebaran virus sehingga berkurang di Batam.
“Hingga kini, kondisi masih aman dan kondusif,” lanjutnya.(yui/eja)
