Kamis, 23 April 2026

Miliki Gejala Virus Corona, Dua Warga Batam Dikarantina

Berita Terkait

batampos.co.id – Dua pria dewasa di Batam saat ini tengah berada dalam pengawasan tim kesehatan, karena memiliki gejala virus corona atau Covid-19.

Satu orang dari mereka merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru kembali dari Malaysia.

“Hasilnya masih on progress. Tadi (kemarin, red) sudah diambil sampel untuk uji laboratorium,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, Kamis (12/3/2020).

Ia mengatakan, keduanya merupakan orang dalam pengawasan (ODP) baru, pasca
pemulangan ODP, beberapa waktu lalu.

Pasien pertama dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, dan pasien kedua di RSBK.

“Saat ini kondisi mereka masih baik. Untuk pasien yang di RSUD sudah mulai pulih. Namun, hasilnya belum keluar, sehingga harus tetap berada dalam pengawasan,” sebutnya.

Sedangkan untuk pasien di RSBK, juga begitu. Pasien ini baru kembali dari luar negeri dan merasa badannya panas, sehingga dilakukan pengawasan.

Hal ini merupakan langkah antisipasi dan pencegahan dini yang dilakukan tim kesehatan.

“Kami berharapnya tetap negatif,” imbuhnya.

Kedua pasien ini, lanjutnya, tidak termasuk dalam klaster yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) karena belum ada hasil uji laboratorium dan belum dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Untuk sementara ini, kedua ODP akan mendapatkan perawatan hingga hasil uji lab keluar.

Tim dokter masih terus memantau kondisi pasien, dan diharapkan keduanya bisa segera pulih dan dinyatakan negatif Covid-19.

Didi menambahkan, keadaan Batam saat ini masih kondusif. Meskipun begitu, ia tetap mengimbau masyarakat menjaga perilaku hidup sehat.

Serta membatasi perjalanan ke luar Batam seperti Singapura dan Malaysia, jika tidak terlalu penting.

“Tetap jaga kesehatan. Dan cuci tangan atau gunakan hand sanitizer ketika kembali ke rumah,” sarannya.

Mantan Dirut RSUP Bintan ini menyebutkan, sebagai salah satu pintu masuk turis  mancanegara, Batam memang rentan dimasuki Covid-19.

Untuk itu, adanya rumah sakit khusus di Galang bisa menjadi upaya dalam penanganan penyakit ini.

“Semoga saja rumah sakitnya cepat dibangun. Jadi, Batam sudah ada tempat khusus untuk kasus seperti ini ke depannya,” kata Didi.(yui)

Update