batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja Kota Batam memberikan pelatihan kerja kepada 1.083 orang di Batam.

Pelatihan kerja ini difokuskan pada 43 bidang keahlian. Di antaranya bidang HRD supervisor hotel, tour manager, food and beverage service bartender, welder 4F SMAW, hiperkes muda, autocad drafter, AK3, K3 Migas operator, teknisi listrik, bahasa inggris hingga sertifikasi jurnalis.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam, Rudi Syakakirti, mengatakan, nantinya para peserta akan mendapatkan sertifikat yang akan dikeluarkan oleh lembaga terkait. Diantaranya dari BNSP dan Kementerian.

“Mereka akan dilatih sesuai bidangnya di LPK masing-masing,” kata Rudi dalam pembukaan acara ini di Hotel PIH, Batam Centre, Batam, Kamis (12/3/2020) lalu.

Pelatihan Peningkatan Kemampuan Tenaga Kerja dan Pendidikan Keterampilan bagi Pencari Kerja ini menggunakan anggaran sekitar Rp 9,9 miliar.

Dimana lama pelatihan mulai tiga hari sampai dua minggu lamanya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menilai pentingnya pelatihan tersebut. Agar para pencari kerja memiliki kemampuan sesuai dibutuhkan perusahaan di Batam. Dengan begitu, peluang untuk mencari kerja akan lebih besar.

Rudi juga meminta para peserta yang ikut pelatihan agar serius utamanya agar mendapatkan sertifikat berstandard nasional. Untuk itu, kesiapan peserta mengikuti pelatihan menjadi hal yang penting.

Saat ini Pemko Batam tengah membangun sistem untuk mendukung Batam menjadi lebih baik.

Mulai daru pembangunan infrastruktur yang lebih maju. Ditargetkan dalam 10 tahun, Batam akan menjadi kota yang lebih modern.

“Sekarang industri teknologi informasi sudah mulai jalan di Nongsa. Tidak usah khawatir masa depan. Saya membangun sistem sehingga menjadi lebih baik,” tutupnya.(zis)