batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi, dan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menggelar acara empat tahun kepemimpinannya menjadi kepala daerah di lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Sabtu (14/3).
Beberapa hal menjadi perhatian dalam pertemuan bersama pimpinan redaksi media di Batam, di antaranya persoalan Covid-19, pemutusan bergilir ATB hingga kelanjutan pembangunan infrastruktur Batam ke depannya.
Rudi menjelaskan, untuk persoalan pencegahan beredarnya Covid-19 pihaknya akan menyurati sekolah, pelabuhan hingga tempat-tempat keramaian untuk menjaga kebersihan lingkungan.
“Nanti sekolah diminta untuk memperhatikan kebersihan sekolah dan menyediakan cairan hand sanitizer agar anak-anak bisa lebih steril ketika mereka berada di sekolah,” kata dia.

ini dalam rangka memperingati empat tahun kepemimpinan muhammad rudi – amsakar achmad.
(F. Iman WachyuDi/Batam Pos)
Menurutnya, guru memiliki peran yang sangat penting dalam menggelar langkah-langkah preventif untuk mencegah penyebaran virus ini. Karena mencegah lebih baik dari pada mengobati. Selain itu, petugas bandara dan pelabuhan diminta untuk membersihkan setiap fasilitas umum yang sering digunakan masyarakat. Seperti kursi, meja dan fasilitas yang sering disentuh masyarakat.
“Karena melalui sentuhan ini masyarakat bisa tertular berbagai penyakit termasuk Covid-19 ini,” sebutnya.
Ke depan Batam akan segera memiliki rumah sakit khusus untuk menangani Covid-19. Pihaknya akan menyurati Kementerian Kesehatan agar benar-benar memperhatikan keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitar rumah sakit.
“Saya minta rumah sakit dipasang pagar. Tujuannya agar nanti pasien benar-benar tidak keluar selama menjalani perawatan,” bebernya.
Kendati demikian, ia tetap berharap masyarakat menjaga kesehatan, dan mengurangi kegiatan di ruangan dan keramaian. “Itu berlaku untuk saya juga. Nanti baik kantor wali kota maupun kepala BP Batam akan punya ruangan khusus untuk pertemuan di lantai dasar. Jadi, tidak lagi di lantai V,” ujarnya.
Selain persoalan itu, Rudi juga menyinggung persoalan persediaan air bersih yang saat ini krisis. Meskipun sudah menunda rationing, pihaknya tetap meminta masyarakat menghemat penggunaan air.
“Saya minta semua salat (istiska) agar hujan bisa turun dan persediaan air meningkat,” ucapnya. Menjelang berakhirnya masa jabatannya, Rudi tetap akan melanjutkan pembangunan infrastruktur Batam. Ia berharap pembangunan yang sudah direncanakan tahun ini, bisa segera selesai proses lelang. Saya minta bulan April sudah mulai jalan,” harapnya.
Menurutnya tahun 2025 nanti semua jalan Batam sudah terhubung dan lebih bagus dari yang ada saat ini. Untuk itu, ia meminta dukungan semua masyarakat agar pemerintah bisa menyelesaikan pembangunan infrastruktur jelang berakhir masa jabatannya.(yui)
