batampos.co.id – Seluruh ruangan yang ada di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Senin (16/3/2020) disemprot cairan disinfektan. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi menyebarnya virus corona di Kota Batam.
Ketua Harian LAM Batam, Datok Syahir Ibrahim, mengatakan, selama dua minggu ke depan pihaknya tidak akan mengadakan kegiatan apa pun di gedung LAM.
“Hari ini kita menyemprotkan cairan disinfektan dan segala aktivitas kami berhentikan,” ujarnya, Senin (16/3/2020).
Sahir menjelaskan, sedangkan untuk pegawai dan karyawan yang bertugas di gedung LAM tetap akan berada di kantor sembari membersihkan gedung.
Tak hanya itu penyemprotan disinfektan kedepanya belum diketahui apakah akan disemprot secara berkala nantinya atau tidak dari Dinas Kesehatan (Dinkes).
“Kalau saya sih welcom aja mas, mau disemprotkan disinfektan secara rutin juga gak papa. Harapan kami bisa disemprot setiap hari,” paparnya.
Sementara itu Ketua Umum LAM Batam, Datok Nyat Kadir, menyatakan penutupan aktivitas di Gedung LAM Batam bertujuan untuk meminimalisir penyebaran virus corona.
Berikut 5 imbauan Ketua Umum LAM Batam:
1. Menunda rapat ataupun pertemuan langsung dan menggantikan menggunakan telepon ataupun wa dan lain sebagainya.
2. Sementara tidak menerima tamu dari dalam dan luar negeri 3. Menunda semua kegiatan dalam bentuk apa saja .
4. Tidak meminjamkan ruang rapat kecil maupun ruang peterakne ataupun ruang di luar kepada organisasi mana saja untuk sementara waktu. 5. Seluruh karpet agar dapat digulung dan dibersihkan selanjutnya dapat menghubungi pihak terkait meminta bantuan penyemprotan disinfektan.
“Perintah ini saya lakukan sebagai gerak cepat LAM BATAM mengantisipasi situasi yang berkembang, mudah-mudhan memberikan manfaat untuk kita bersama,” ujarnya.(nto)
