Sabtu, 4 April 2026

Telusuri Kasus Menhub, Sejumlah Menteri Jalani Pemeriksaan Virus Korona

Berita Terkait

batampos.co.id – Pasca pengumuman Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi (BKS) positif coronavirus disease 2019 (Covid-19), menteri dan pejabat lain juga dilakukan contact tracing. Bahkan beberapa ada yang memeriksakan diri ke rumah sakit.

Salah satu menteri yang melakukan pemeriksaan kesehatan adalah Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate. Johnny tiba di RSPAD Gatot Subroto pada Minggu (15/03) sekitar pukul 14.00 WIB.

Menurut Plt Kabiro Humas Kominfo Ferdinandus Setu, pemeriksaan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 15.30 WIB. “Pemeriksaaan itu dilakukan sebagai upaya mendeteksi potensi Pak Menteri tertular virus corona,” jelas Ferdinandus.

Dia menyatakan, saat rapat terbatas di Kantor Presiden, 11 Maret 2020, Johnny Plate memang duduk dekat dengan Menhub Budi Karya Sumadi (BKS). Namun, Ferdinandus menyebut, bahwa Johnny tidak duduk berdampingan langsung. Berjarak beberapa kursi.

Pria yang akrab disapa Nando tersebut menjelaskan, tes rontgen paru-paru dan darah menunjukkan hasil baik. “Sementara hasil tes swab tenggorokan dan mulut bagian dalam akan keluar dalam waktu 3 sampai 4 hari ke depan,” jelasnya.

Selanjutnya, kata Nando, dalam hari-hari ke depan, Johnny akan terus melaksanakan tugas kementerian sebagaimana biasa. “Pak Menteri meminta kepada masyarakat Indonesia agar dapat menjaga diri dengan baik. Selain itu tetap menjalankan imbauan pemerintah terkait social distancing agar dapat terhindar dari infeksi Covid-19 dan mencegah penyebarannya,” pungkas Nando.

Menhub Budi Karya diumumkan positif virus corona pada Sabtu (14/3) oleh Menteri Sekretaris Negara Partikno di RS Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Diketahui, Budi masih melakukan aktivitas kenegaraan terakhir pada empat hari lalu. Rabu (11/3) dia mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden dengan tema percepatan penyelesaian permasalahan pertahanan Sumatera Utara.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto, menyatakan Kementerian Kesehetan sedang melakukan penelusuran siapa saja yang pernah melakukan kontak dengan Budi.

Diketahui, kemarin, beberapa menteri melakukan pemeriksaan di RSPAD. Setelah dilakukan penelusuran, maka akan dipisahkan mana yang positif dengan keluhan dan mana yang tanpa keluhan.

Yuri menyarankan, bagi mereka yang tanpa keluhan maka bisa self isolated. Meski demikian, tetap dipantau tenaga kesehatan. “Kalau dengan keluhan tentu ke RS. Kalau (hasil laboratorium, red) negatif kami sarankan self monitoring,” ujarnya.

Jumlah spesimen dan penderita Covid-19 di Tanah Air memang semakin banyak. Per kemarin pagi, jumlah kasus baru bertambah 21 orang. Dari kasus itu, 19 orang berada di Jakarta dan dua di antaranya di Jawa Tengah. Sehingga jumlahnya mencapai 117 kasus.

Sedangan kasus sembuh bertambah. “Tambah lagi sembilan dari ABK Diamond Princess,” ungkapnya.

Ada juga tujuh orang yang pada pemeriksaan laboratorium menunjukan negatif. Namun baru sekali pemeriksaan dan harus dilakukan pemeriksaan kedua. Jika pemeriksaan laboratorium kedua ini negatif, maka pasien tersebut dibolehkan pulang. Yuri optimis pada minggu ini akan lebih banyak pasien yang sudah sembuh.

Ia juga menyarankan bagi setiap individu agar mampu menahan diri. Jika tak ada keperluan yang mendesak, tak perlu datang ke tempat ramai. “Komunikasi tidak harus ketemu,” ujarnya.

Namun dia mengingatkan, adanya pemda yang memberikan kebijakan libur sekolah atau kantor yang memberlakukan bekerja di rumah, tidak boleh disalah artikan. Tidak lantas kesempatan “libur” tersebut malah digunakan untuk pergi ke tempat publik atau bertemu dengan orang.(jpg)

Update