batampos.co.id – Dampak wabah virus corona (Covid-19), membuat Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, mengeluarkan surat edaran terkait sejumlah kegiatan pemerintah daerah yang ditujukan kepada seluruh unsur OPD di lingkungan pemkab Natuna.

Di antaranya meniadakan apel pagi dan sore. Hamid mengatakan, surat edaran yang dikeluarkan merupakan tindak lanjut keputusan Presiden nomor 7 tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan corona sebagai upaya antisipasi penyebaran
virus corona.

Imbauan juga ditujukan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Natuna. Hamid merinci, edaran yang dikeluarkan di antaranya pelaksanaan apel pagi dan sore serta senam bersama ditiadakan.

Serta diimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar mengurangi kegiatan berkumpul atau melakukan aktivitas di keramaian.

Suasana Kota Ranai, ibu kota Kabupaten Natuna, yang menjadi pusat pemerintahan dan bisnis. Foto diambil beberapa waktu lalu. Foto: Aulia Rahman/batampos.co.id

”Edaran ini berlaku sejak 16 Maret kemarin. Masyarakat juga diimbau tidak berjabat
tangan atau kontak fisik secara langsung. Semua harus bisa melakukan pencegahan dari
penularan wabah corona ini,” kata Hamid, Selasa (17/3/2020).

Edaran tersebut juga berdampak pada kegiatan MTQ di Kecamatan Pulau Tiga. Beberapa kegiatan MTQ ditiadakan, termasuk kegiatan pawai taaruf dan bazar.

Namun, kegiatan inti dari MTQ tetap dilaksanakan. Bahkan kegiatan Popda yang direncanakan dilaksanakan di Natuna jadwalnya ditunda hingga batas waktu tidak di-
tentukan.

Hamid menambahkan, pelaksanaan kegiatan perjalanan dinas luar daerah agar dilak-
sanakan secara terbatas dan selektif serta menghindari daerah yang terpapar virus
corona.

Bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk, demam, gangguan tenggorokan, serta gangguan pernapasan agar menggunakan masker dan segera memeriksakan kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat.

”Masyarakat diimbau supaya membiasakan pola hidup sehat, rutin cuci tangan dan berolahraga di kediaman masing-masing. Tentunya dengan istirahat yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh,” imbaunya.

Saat ini ada tiga warga dilakukan pemantauan setelah dilakukan deteksi suhu tubuh. Mereka sebelumnya melakukan perjalanan ke luar negeri.

Seperti diketahui, saat ini terdapat tiga orang warga Natuna dilakukan pemantauan oleh dinas kesehatan karena suhu tubuhnya agak tinggi saat dideteksi di bandara.

Meski tidak dikarantina, tiga orang yang dipantau ini ditekankan agar selalu memakai masker dan kurangi kontak langsung dengan orang lain.(arn)