batampos.co.id – Polisi memastikan jika sopir taksi yang meninggal dunia di dalam mobilnya tidak ada kaitannya dengan paparan virus corona.
Kapolsek Batamkota, AKP Guchi, mengatakan, korban yang diketahui bernama Herman, meninggal dunia di dalam mobilnya yang terparkir di area Green Land, Batamkota, Selasa (17/3/2020).
“Korban berusia 50 tahun dan meninggal murni karena sakit lambung yang dialaminya,” katanya kepada sesaat setelah menyambangi kediaman korban di Seilekop, Sagulung, Rabu (18/3/2020).
Ia menjelaskan, pihaknya sudah berbicara dengan, isteri korban, Titin dan diketahui korban sudah lama menderita asam lambung.

“Kematiannya karena penyakitnya itu, makanya keluarga tak mau memperpanjang persoalan ini,” ujar Guchi lagi.
Guchi sengaja mendatangi rumah duka untuk memastikan bahwa korban memang meninggal karena sakit asam lambung, bukan karena paparan virus Corona.
“Tadi pagi banyak beredar di medsos kalau korban ini meninggalkan diduga karena corona. Kami pastikan itu hoaks. Tidak benar. Korban sakit asam lambung,” tegas Guchi. (eja)
