batampos.co.id – Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri melakukan pengecekan suhu tubuh terhadap para sopir angkutan umum di kawasan Panbil dan Mega Mall, Rabu (18/3/2020).

Dari pengecekan ini ditemukan beberapa pengemudi yang suhunya melebihi batas normal.

Atas temuan ini, polisi meminta pengemudi tersebut kembali ke rumah dan memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat.

“Pengecekan ini dilakukan, karena para pengemudi angkutan umum ini banyak bersentuhan dengan masyarakat banyak,” ujar Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, AKBP Erick Marbun, Rabu (18/3/2020).

“Sehingga mereka ini cukup rentan tertular penyakit. Apalagi saat ini wabah corona sedang melanda Indonesia,” katanya lagi.

Erick mengatakan, pemeriksaan suhu ini, tidak hanya menyasar para pengemudi saja. Tapi juga para penumpang angkutan umum.

Dari pemeriksaan dilakukan kepolisian, suhu para penumpang angkutan umum masih terbilang normal.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, AKBP Erick Marbun, mengecek suhu tubuh salah seorang sopir angkutan umum. Pengecekan dilakukan guna meminimalisir penyebaran virus corona. Foto: batampos.co.id/Fiska Juanda

“Tadi kami temukan satu pengemudi suhunya 37,5, di atas normal. Makanya kami sarankan untuk beristirahat. Kami minta sopir ini juga mengutamakan kesehatannya,” ungkapnya.

Ia mengatakan pengecekan ini, tidak hanya sekali ini saja. Nantinya jajaran Ditlantas Polda Kepri akan melakukan pengecekan secara berkala.

Tentunya untuk memastikan kesehatan para pengemudi dan penumpang angkutan umum.

“Terus menerus kegiatan ini. Tidak hanya di Batam, tapi juga dibeberapa daerah lainnya,” ucapnya.

Erick mengatakan, selain pengemudi dan penumpang angkutan umum. Pengecekan suhu juga dilakukan kepada para pengguna jalan raya lainnya.

“Makanya pengecekan ini akan kami lakukaa berkala,” tuturnya.

Selain melakukan pengecekan suhu. Jajaran Ditlantas Polda Kepri juga mensosialisasikan mengenai wabah virus corona.

Petugas Ditlantas menyampaikan ciri-ciri terjangkit virus corona, salah satunya panas tinggi.

“Kadang-kadang pengemudi ini, seperti sopir bimbar ini kurang monitor. Mereka hanya mendengar secara sekilas, makanya kami edukasi mengenai virus corona ini. Sehingga mereka paham bagaimana virus ini bekerja,” ucapnya.

Kepada masyarakat, Erick berharap selalu memperhatikan kesehatan. Apabila mengalami panas tinggi, nyeri tenggorokan dan batuk, bisa dapat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Selain itu, saat ini kurangi interaksi dengan orang banyak,” pungkasnya.(ska)