Rabu, 8 April 2026

Stok Bahan Pokok Aman hingga Agustus

Berita Terkait

batampos.co.id – Wabah virus korona (Covid-19) membuat pemerintah bekerja ekstra keras untuk memastikan harga dan pasokan bahan pokok. Sebab, beberapa waktu belakangan, kelangkaan bahan pokok membuat harganya ikut melambung di pasaran. Sekertaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono memastikan, seluruh stok ketersediaan bahan pangan telah dilaporkan aman.

”Pasokan di ratas pangan sudah dibahas. Kita sudah monitor pasokan cukup aman untuk 11 bahan pokok pangan. Kalau kemarin diskusi, kita evaluasi, bahan pokok mana yang harus supply baik yang diimpor ataupun dalam negeri,” ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (17/3).

Susi menyebut, Kemendag juga telah mempercepat penerbitan surat persetujuan impor (SPI) beberapa komoditas pangan inti. Percepatan penerbitan SPI juga sebagai respons pemerintah untuk kelangkaan gula yang membuat harganya melambung tinggi.

”Yang impor, Menko (Airlangga Hartarto) minta Mendag keluarkan semua PI. Dan tadi pagi sudah pantau beberapa PI sudah keluar. Bahan-bahan pokok seperti beras, gula, apapun,” tuturnya.

Dia juga memastikan tak ada pembatasan pembelian untuk kebutuhan bahan pokok di pusat perbelanjaan. Susi melanjutkan, dari hasil Rakortas Pangan yang dilakukan pada Senin (16/3) menyepakati untuk segera menindaklanjuti semua keputusan Rakortas, dan melakukan evaluasi serta monitoring untuk dibahas di Rakortas Pangan berikutnya yang rencananya akan dilaksanakan hari Jumat depan (20/3).

“Masalah-masalah di lapangan seperti ini yang nanti akan dibahas dan dikoordinasikan dalam Rakortas berikutnya,” jelasnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo juga meminta agar masyarakat tak panik akibat khawatir stok pangan menipis sehingga menyebabkan harga akan naik. ”Saya tegaskan Kementan mengawal dengan ketat pasokan dan stok pangan. Masyarakat mohon agar tenang dan tidak perlu resah. Pasokan dan stoknya ada. Hitungan kami hingga Agustus masih cukup,” katanya.

Syahrul memerinci, ada 11 komoditas pokok yang dikawalnya antara lain beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi dan kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, serta minyak goreng.

Panen raya padi, jagung dan komoditas lainnya juga dipastikan masih terus berlangsung hingga beberapa bulan ke depan. ”Stok akan terus terisi dan secara simultan mengisi pasar,” ucapnya. (dee/jpg)

Update