Selasa, 14 April 2026

Pengelola Pelabuhan Antar Daerah Diimbau Batasi Mobilitas

Berita Terkait

batampos.co.id – Pemko Batam menginstruksikan kepada pengelola pelabuhan untuk membatasi mobilitas menuju daerah lainnya.

“Kalau pelabuhan tak resmi kan ini jaraknya dekat-dekat saja. Yang di-lockdown itu pelabuhan antardaerah. Intinya yang besar-besar saja. Tapi untuk barang tak boleh ada lockdown,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Kamis (19/3/2020).

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad yang juga ketua Tim Gugus mengimbau masyarakat Batam agar membatasi diri dalam berinteraksi satu sama lain.

Para penumpang memenuhi ruang tunggu di Pelabuhan Domestik Sekupang beberapa waktu lalu. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengimbau pengelola pelabuhan antar pulau untuk membatasi mobilitas guna menekan penyebaran virus corona. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

“Pak Wali Kota beri tenggat waktu satu minggu untuk membentuk tim. Ada tim kecamatan, Danramil, lurah, RT/RW untuk di lingkungan unit-unit kecil. Dari RT/RW sudah mulai bisa estimasi,”
paparnya.

Adapun yang menjadi target dari penyisiran tim gugus dibagi atas empat kategori.

“Pertama ODP, PDP, suspect dan orang yang terkontaminasi. Ini yang menjadi sasaran,” jelasnya.

Tim lanjutnya, akan mulai menyisir setelah mendapat bantuan APD dari pengusaha, masker yang rencananya akan dibantu dari Konsulat Jenderalral Singapura, kemudian thermal gun dan hand sanitizer dalam waktu dekat.(iza)

Update