Selasa, 28 April 2026

Perempuan di Batam Positif Covid-19, Begini Riwayat Perjalanannya

Berita Terkait

batampos.co.id – Jumlah pasien positif virus corona (Covid-19) di Kepulauan Riau (Kepri) bertambah menjadi tiga orang. Dua penderita terbaru adalah satu di Batam dan satu di Karimun. Sebelumnya satu orang di Tanjungpinang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan penderita corona di Batam, seorang perempuan. Ia masih dirawat intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam, Batuaji. Wanita berusia 51 tahun itu memiliki riwayat perjalanan keluar daerah, yakni Jakarta, Bogor, dan Yogyakarta.

Didi mengungkapkan, wanita ini melakukan perjalanan pada 21 Februari hingga 3 Maret ke tiga daerah itu. Ia baru kembali ke Batam pada 4 Maret. Sehari setelah di Batam, ia mengeluh demam dan batuk berdahak. Ia sempat memeriksakan diri ke puskesmas.

Karena kondisi sudah membaik, ia kembali ke rumahnya di kawasan Batuaji. Tapi pada 10 Maret, ia kembali lagi ke puskesmas dengan keluhan demam. Pihak puskesmas kemudian merujuknya ke Rumah Sakit Graha Hermine, Batuaji.

“Iya, pada 10 Maret dia berobat karena mengeluh demam. Tapi di situ belum ada batuk dan lain-lain. Pasien dirujuk ke Graha Hermine dan sempat disebut mengidap demam berdarah dengue (DBD),” kata Didi, Kamis (19/3), saat memberikan keterangan bersama Wali Kota Batam Muhammad Rudi, di Gedung Pemko Batam, Batam Center.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi; Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad; Kepala Dinkes Kepri, Tjetjep
Yudiana, saat memberikan keterangan terkait satu orang warga Batam positif terpapar virus corona di kantor
Pemko Batam, Kamis (19/3).
(F. Cecep Mulyana/Batam Pos)irus Korona

Setelah dirawat selama empat hari, kondisi semakin membaik dan pasien “Lalu tanggal 14 Maret datang lagi dengan keluhan sesak napas, batuk berdahak, mual, dan muntah. Di situ, baru ketahuan terkena pneumonia, lalu dirujuk ke RSUD. Dari situ, ia dinyatakan sebagai PDP (pasien dalam pengawasan) Covid-19 dan dirawat di ruang isolasi Gedung Kirana RSUD. Kondisinya relatif stabil,” jelasnya.

Setelah diisolasi, sampel darahnya dikirim ke Balai Besar Teknis Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) di Jakarta. Hasilnya keluar pada Kamis (19/3) dan dinyatakan positif mengidap Covid-19. “Dari hasil penelusuran, pasien ini banyak kegiatan di Bogor dan Jakarta. Ada penderita corona yang meninggal di sana (Bogor). Keduanya terkonfirmasi berkaitan,” ungkapnya.(leo/yui)

Update