Rabu, 22 April 2026

Setop Pemberian Bebas Visa Kunjungan

Berita Terkait

batampos.co.id – Pengelola Pelabuhan Internasional Sekupang, Jumarly, menjelaskan, berdasarkan surat keputusan terbaru, pemerintah menghentikan sementara pemberian bebas visa kunjungan dan visa kunjungan saat kedatangan bagi Warga Negara Asing yang masuk ke wilayah Indonesia.

Ia menjelaskan, salah satu negara yang mendapatkan fasilitas tersebut adalah Singapura.

”Keputusan ini mulai berlaku besok (hari ini, red). Jadi kon-
disi pelabuhan akan semakin sepi,” ujarnya, Jumat (20/3/2020).

Kata dia, hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19. Peraturan tersebut lanjutnya dipastikan berimbas pada pendapatan tenan-tenan yang beroperasi di pelabuhan tersebut.

Pihaknya berharap pemilik tenan tetap membuka usahanya dan pihaknya sudah mengusulkan pengurangan harga sewa kepada tenan.

Ia menyebutkan sebelumnya, pemerintah Singapura sudah
memperketat aturan untuk warga negara Indonesia yang ingin pergi ke Singapura.

Beberapa calon penumpang membeli tiket di konter Pelabuhan Internasional Batamcentre. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Mereka harus menjalani karantina dengan biaya sendiri. Kondisi ini membuat angka keberangkatan semakin menurun, dan berdampak terhadap operator kapal yang melayani rute Sekupang-Singapura.

”Jadi semakin sepi dan sulit keadaan. Harapannya semua kembali normal secepatnya. Karena semua sektor merugi karena serangan virus ini,” jelasnya.

Selain itu kondisi Pelabuhan Fery Internasional Batam Center juga semakin sepi. Jumlah penumpang yang turun drastis pasca merebaknya virus corona.

Manajer Operasional Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Nika Astaga, menjelaskan jumlah trip kapal yang berangkat ke Malaysia dan Singapura sangat sedikit.

Hal itu disesuaikan dengan status lockdown Malaysia dan pembatasan kunjungan ke Singapura.

”Kapal yang berangkat bukan untuk umum, melainkan untuk paspor Malaysia dan Singapura, selain itu tak bisa berangkat,” terangnya.

Menurut dia, jumlah trip kapal yang berangkat kemarin sama dengan hari sebelumnya.

Yakni 7 trip ke Malaysia dan 6 trip ke Singapura.

”Jumlah penumpang hanya 188 orang. Jauh dibanding biasanya, di atas 5000 penumpang,” jelas Nika.

Meski kondisi sepi, operasional Pelabuhan Feri Internasional tetap seperti biasa.

Karena masih ada kapal yang berangkat. Bahkan pihaknya tetap mengawasi setiap pengunjung yang datang maupun berangkat.

Suhu tubuh pengunjung diperiksa, untuk memastikan mereka bebas dari virus corona.

”Memang sepi, tapi operasional Pelabuhan tetap jalan seperti biasa. Pengecekan suhu tubuh pengunjung tetap berlanjut,” imbuh Nika.(yui)

Update