batampos.co.id – Cegah penyebaran virus corona (Covid-19) personel Satbrimob Polda Kepri melakukan pembersihan dan menyemprotkan disinfektan di mal Botania 2 dan kantor Batam Pos.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Kombes pol Mohamad Rendra Salipu melalui Kepala Sub Detasemen (Kasubden) Unit Kimia Biologi Radioaktif (KBR) Gegana Brimob Polda Kepri AKP ZAC Tamba, mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai sosialisasi pola hidup bersih sehat (PHBS) kepada masyarakat guna mengantisipasi penularan virus Corona.
“Penyemprotan dilakukan oleh 11 personel dari Unit Kimia Biologi Radioaktif (KBR) Gegana Brimob Polda Kepri, lengkap dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) saat menyemprotkan disinfektan,” jelasnya.
Para personel unit KBR melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh sudut mal. Terutama pada bagian yang sering dipegang oleh pengunjung.
“Mulai dari pembatas, pegangan pintu, eskalator sampai ke toilet kita semprot semua,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penyemprotan merupakan sinergi antar instansi dalam pencegahan virus corona di Kota Batam.

“Penyemprotan disinfektan ini siapa saja boleh meminta bantuan ke Satbrimob Polda kepri dengan surat pengajuan kepada Kapolda Kepri dan Komandan Satuan Brimob Polda Kepri,” jelasnya.
“Memang tugas kami untuk melakukan penyemporatan dan ini kerja sama lintas instansi selama Covid-19 mewabah,” katanya lagi.
Semenjak Covid-19 mewabah, Subden KBR Satbrimob Polda Kepri telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke sejumlah kantor.
Termasuk di kantor kepolisian dan TNI, Rutan, Lapas bahkan Kantor Harian Batam Pos.
Di kantor harian Batam Pos personel unit KBR juga menyemprot di seluruh sudut ruangan disemprot disinfektan.
“Hingga kemarin, sudah banyak yang mengajukan permohonan penyemprotan. Sampai saat ini sudah masuk 37 permohonan dan kita akan melakukan penyemprotan sesuai antrean. Jadi masyarakat diminta bersabar,” imbuhnya.
Pengelola Mal MB 2, Tony Richard Lim, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan Satbrimob Polda Kepri.
Selain meminta bantuan penyemprotan, dalam usaha antisipasi penyebaran virus corona, pihaknya juga melakukan pembersihan ke beberapa tempat yang selalu disentuh oleh pengunjung serta melakukan pengecekan suhu tubuh pengunjung mal.
“Sebelum masuk dilakukan pemeriksaan suhu dulu dan kita juga siapkan hand sanitizer. Untuk pembersihan kita lakukan 15 sampai 20 menit sekali, dibersihkan gagang pintunya,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan, sejak merebaknya virus corona ini, jumlah pengunjung menurun drastis hingga 50 persen.
Selain itu, pihaknya juga merubah jam operasional mal dari sebelumnya.
“Jam bukanya kita ubah. Jadi buka mulai pukul 12.00. Kalau biasanyanya pukul 10.00,” tuturnya.(gie)
