batampos.co.id – Dua personel Polda Kepri beserta keluarganya masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Dari informasi didapat Batam Pos anggota Polda Kepri berinisial D dan keluarganya telah dipantau sejak 18 Maret 2020.

Sedangkan anggota Polda Kepri berinisial A dan keluarganya telah dipantau sejak 13 Maret 2020.

Dikonfirmasi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry, Goldenhardt, membenarkan.

“Iya, statusnya ODP,” katanya, Senin (23/3/2020).

Namun, Harry enggan merinci lebih lanjut kenapa dua anggota Polri dan keluarganya
masuk kategori ODP.

Ilustrasi

“Istrinya tenaga medis di RSUD Tanjungpinang. Alhamdulilah, dari pemantauan kami semuanya dalam keadan sehat,” ujarnya.

Sementara itu pasien suspect corona yang kabur saat hendak diisolasi berinisial CN, warga Marina, Tanjunguncang, pada Jumat (20/3/2020), kini diisolasi bersama suami dan anaknya di RS tersebut.

Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro, mengatakan, CN dijemput aparat kepolisian malam itu juga.

Melalui pendekatan persuasif, CN dan suami serta anaknya bersedia dirawat di RSUD. Wanita berusia 27 tahun ini terdeteksi demam tinggi sebelum kabur.

“Yang bersangkutan sekarang bersama suami dan anaknya sudah di rumah sakit,” ujar
Purwadi, Senin (23/3/2020) siang.

Purwadi menjelaskan, CN menolak diisolasi karena sedang mengasuh anaknya. Sambil
mengasuh anaknya, CN juga berjualan di pasar malam kawasan Batuaji.

“Dari siang dia berjualan bersama suaminya. Malam berjualan di pasar malam,” katanya.(ska/eja)