batampos.co.id – Setelah melewati inkubasi, sekitar 50-an warga Batam yang sempat diisolasi di Rusunawa milik BP Batam di Tanjunguncang, akhirnya diperbolehkan pulang ke kediaman mereka masing-masing.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memastikan mereka steril dari paparan atau gejala awal virus Corona setelah melewati masa inkubasi.

Merekapun diperbolehkan pulang dengan syarat tetap mengisolasikan diri di dalam rumah.

“Hari ini keluar karena mereka sudah melewati masa inkubasi dan steril,” jelasnya, Rabu (25/3/2020).

Namun lanjutnya, ke 50-an warga tersebut tetap akan diawasi.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (kemeja putih) berfoto bersama 50-an warga Batam yang sempat diisolasi di Rusunawa BP Batam. Mereka diperbolehkan pulang dan dinyatakan steril dari virus corona. Foto: batampos.co.id/Eusebius Sara

“Kami minta Lurah RT/RW koordinasi untuk sama-sama mengawasi. Tetap di rumah atau karantinalah sendiri di rumah. Ini untuk kebaikan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, 50-an warga Batam yang sempat diisolasi di rusunawa BP Batam, berharap ada klarifikasi resmi dari pemerintah ke publik bahwasanya mereka sudah tidak ada kaitan lagi dengan Covid-19.

Mereka ingin namanya dipulihkan sebab belakangan sempat dikucilkan banyak pihak termasuk perkumpulan tempat ibadahnya.

“Terus terang pak Wawako, kami masyarakat yang baik. Kami mendukung program pemerintah untuk memerangi virus Corona ini,” ujar salah seorang warga tersebut.

“Sekarang kami sudah dinyatakan steril, tolong sampaikan ke publik kalau kami tidak ada kaitan lagi dengan virus ini. Jangan nanti kami pulang dikucilkan banyak orang,” pintanya lagi.

“Terus terang, jemaat kami yang diluar (yang tidak diisolasi) sudah ditolak di tempat kerja ataupun di lingkungan tempat tinggalnya karena dianggap pembawa virus ini. Mohon ini disampaikan ke publik,” harapnya.(eja)