batampos.co.id – Setelah menunda pelantikan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS), Komisi Pemilihan Umum Kota Batam juga menunda semua aktivitas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang telah dilantik sejak tanggal 29 Februari 2020 lalu.

Anggota KPU Kota Batam, William Seipatiratu, mengatkaan, penundaan dilakukan menyusul adanya surat KPU RI Nomor 285 Tahun 2020 Tentang Tindaklanjut Pelaksanaan Tahapan Pemilihan Tahun 2020 oleh PPK dan PPS.

“Selain surat tersebut, penundaan aktivitas PPK oleh KPU Batam ini juga merujuk pada SK KPU RI Nomor 179 tentang penundaan tahapan pilkada dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19 serta surat edaran KPU RI nomor 8 tahun 2020 tentang pelaksanaan SK nomor 179,” jelasnya, Kamis (26/3/2020).

Komisioner KPU Kota Batam,William Seipattiratu. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Ini lanjutnya adalah bentuk perhatian KPU Batam menyikapi penyebaran virus Corona.

“Di mana Provinsi Kepri telah menetapkan status tanggap darurat bencana non alam wabah virus Corona di Kepri serta imbauan Wali Kota Batam terkait penyebaran virus Corona,” kata dia.

Dengan ditundanya tahapan ini, maka seluruh staf dan komisioner KPU Kota Batam juga menindaklanjutinya dengan bekerja dari rumah (work from home) hingga akhir Maret 2020.

“Kantor KPU Batam tetap dibuka selama jam kerja dan pelayanan surat menyurat di kantor tetap berjalan karena ada piket,” jelasnya.

Terkait penundaan tahapan pilkada, kata dia, menunggu keputusan dari KPU RI.

KPU Kota Batam lanjutnya, telah resmi menunda tiga tahapan pilkada. Yakni pelantikan anggota PPS, penyerahan berita acara hasil verifikasi administrasi dan verifikasi faktual bakal pasangan calon perseorangan serta perekrutan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP).

“KPU Kota Batam juga minta agar seluruh staf dan komisioner tetap tinggal di rumah dan melakukan protokol pencegahan penyebaran virus Corona.(*/esa)