batampos.co.id – Rumah Sakit (RS) Infeksi di Pulau Galang  dipastikan mulai beroperasi 30 Maret mendatang.

Progres pembangunannya saat ini sudah mencapai 78 persen.

”Iya, saat ini rumah sakit ini sudah selesai 78 persen,” kata Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, saat mengunjungi RS Infeksi di Pulau Galang bersama Kapolri Jenderal Idham Azis, Rabu (25/3/2020).

Ia mengatakan, pengerjaan rumah sakit ini akan selesai tepat waktu, 28 Maret mendatang.

”Dalam waktu 3 hari lagi rumah sakit ini sudah siap,” terangnya.

Kendati sudah selesai pembangunannya pada 28 Maret nanti, tapi Hadi menjelaskan, RS Infeksi ini tidak bisa langsung beroperasi begitu saja.

Karena perlu pelatihan ke para tenaga medis agar RS khusus infeksi ini bisa beroperasi maksimal.

”Efektifnya, Senin (30/3/2020) depan, sudah beroperasi,” ucapnya.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Idham Azis saat memberikan keterengan kepada wartawan terkait pembangunan RS Infeksi di Kota Batam. Foto: Humas Polda Kepri

Terkait dengan proses pembangunan rumah sakit ini, Hadi menerangkan, ruang observasi sudah selesai untuk 340 tempat tidur.

Sementara ruang isolasi sudah diselesaikan untuk 20 tempat
tidur.

Sebelumnya disebutkan, rumah sakit ini memiliki kemampuan menampung 460 pasien untuk observasi.

Tempat observasi ini memiliki dua bangunan. Sementara untuk
ruang isolasi terdapat 50 kamar yang terdiri 30 kamar non ICU  dan 20 kamar ICU.

Ruang isolasi ini bangunannya terpisah dari ruang observasi. Ruang isolasi dilengkapi AC standar HEPA, oksigen, dan kamar
mandi di dalam.

Hadi mengatakan, penyelesaian pembangunan Rumah Sakit khusus Infeksi ini akan didukung penuh.

Beberapa partisi rumah sakit dibawa menggunakan pesawat Hercules.

”Nanti akan datang lagi bahannya,” katanya.

Ia berharap doa dan dukungan masyarakat, sehingga rumah
sakit ini dapat beroperasi maksimal.

Selain memiliki bangunan observasi dan isolasi, Rumah Sakit Khusus Infeksi ini juga memiliki sarana pendukung lainnya.

Seperti farmasi, ruang sterilisasi, laundry, ruangan gizi, power house, ruangan perkantoran, gudang, mes dokter, tiga bangunan asrama perawat, dan asrama petugas.

Pembangunan Rumah Sakit Khusus Infeksi di Sijantung, Galang, menelan biaya sekitar Rp 400 miliar.

Pembangunan menggunakan sistem modular, sehingga pemmbangunan rumah sakit ini bisa cepat selesai.(ska)