batampos.co.id – Sejumlah perusahaan di Batam mulai mengurangi sekitar 25 persen kapasitas produksinya.

Pengurangan tersebut, karena banyak negara tujuan ekspor memilih untuk melakukan lockdown sebagai dampak memutus rantai penyebaran virus corona.

Ilustrasi. Pekerja di Kota Batam. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

“Kalau dulu operasi full, maka sekarang hanya 75 persen saja. Kerja tak bisa dimaksimalkan lagi. Lembur atau overtime juga ditiadakan,” ujar Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hoeing, Kamis (26/3/2020).

Ia mengungkapkan, banyak barang produksi manufaktur terpaksa ditimbun di gudang, karena negara tujuan sudah menutup diri, seperti Negara Bagian California di Amerika Serikat.(leo)