batampos.co.id –¬†PDIP Kepri hingga hari ini belum memastikan rekomendasi untuk calon kepala daerah maupun calon wakil kepala daerah di semua tingkatan pilkada serentak tahun 2020.

Pasalnya, menurut Ketua DPD PDIP Kepri, Soerya Respationo, pihaknya diperintahkan oleh DPP PDIP untuk fokus penanganan dampak virus corona (corvid-19).

“Mohon maaf, dari pusat masih hold masalah pilkada. Kita diinstruksikan untuk misi kemanusiaan melawan Covid 19,” kata Soerya, kepada batampos.co.id, Sabtu (28/3/2020), via aplikasi whatsapp.

Sebelumnya, rencana pengumuman pasangan balon gubernur dan wakil gubernur, balon wako dan balon wawako, serta balon bupati dan balon wakil bupati akan diumumkan pada 23 Maret yang lalu, seperti dijanjikan DPP PDIP.

Soerya Respationo. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Rencana ini sebetulnya adalah penundaan atas rencana bulan sebelumnya.

Saat itu, dikatakan salah seorang pengurus DPP PDI P kepada media di Jakarta, ada tiga tahapan pengumuman rekomendasi balon pilkada PDIP seluruh Indonesia.

Tahap pertama sudah diumumkan, namun untuk seluruh Kepri akan diumumkan bersamaan dengan Solo dan Medan, yakni 23 Maret yang lalu.

Di Kepri sendiri, untuk balon gubernur sudah hampir pasti diberikan kepada HM Soerya Respationo.

Calon pendampingnya disebut-sebut H Syahrul (Gerindra) atau Iskandarsyah (PKS). Untuk Batam antara Lukita D Tuwo dan Mustofa Widjaja. Untuk balon Bupati Natuna ada nama Wan Siswandi atau lainnya.

Dengan penundaan tersebut, Soerya berharap persiapan pilkada PDI P akan lebih matang.

“Kita doakan semoga musibah (virus corona) ini cepat berlalu, sehingga kita bisa beralih ke kerja-kerja politik dan lainnya,” harap Soerya.

Ketum PDI Megawati sendiri sudah mengeluarkan perintah untuk pengurus PDIP seluruh tanah air untuk menyisihkan penghasilannya membantu mengatasi dampak virus corona ini.(cdi)