batampos.co.id – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316, Letkol Infantri Ahmad Daud Harahap, akan menindak tegas jika masih ada masyarakat yang berkerumun atau berkumpul di suatu tempat.

“Akan kami tindak tegas,” katanya, Wakil Ketua 1 Satgas Covid- 19 Kota Batam itu.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meminta agar masyarakat tetap berada di rumah.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Amsakar Achmad, saat berbincang dengan warga Batam yang di karantina di Rusun BP Batam dan sudah diperbolehkan pulang karena steril dari virus corona. Foto; Cecep Mulyana/batampos.co.id

Hal itu lanjutnya untuk memutus mata rantai penularan virus corona.

Ia juga sudah meminta tim untuk berkeliling kampung dan mengimbau kepada warga untuk tidak berkumpul.

“Mudah-mudahan dengan bantuan dari Kamtibmas dan para media dapat membuat maayarakat sadar akan bahaya virus corona,” jelasnya.

Amsakar juga mengatakan, para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang kembali ke Indonesia melalui Batam akan dikarantina selama 14 hari.

“Lokasi karantinanya di Asrama Haji Batam Center, setelah melewati masa karantina mereka akan diperbolehkan melanjutkan perjalanan ke daerahnya masing-masing,” tuturnya.(nto)